Mediapriangan.com - Sebanyak 60 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya, dilantik sebagai Master Kemenag, Senin, 21 Juli 2025.
Pelantikan Master Kemenag yang berlangsung khidmat di gedung Islamic Center Kabupaten Tasikmalaya ini, dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi, dihadiri pejabat pemerintah daerah serta tokoh masyarakat.
Acara pelantikan yang bertepatan dengan hari lahir Persatuan Guru Madrasah (PGM) itu, dimeriahkan dengan hiburan dengan menghadirkan biduanita Gita KDI.
Baca Juga: Pastikan Efektfivitas Pelayanan Bagi Pasien, RSUD KHZ Musthafa Merilis Jadwal Poliklinik
Dalam prosesi pelantikan tersebut, ada tiga ASN yang menjadi perhatian khusus para peserta pelantikan. Dimana ketiga ASN yang kini menduduki struktur kepemimpinan Master Kemenag itu, merupakan guru aktif di MTsN 11 Tasikmalaya.
Ketiganya adalah Asep Suryana sebagai Wakil Ketua V, Atep Ridwan Syam sebagai Seksi Bidang Advokasi dan Hukum, dan Nais Saefulhaq sebagai sebagai Koordinator satuan kerja (Satker).
"Alhamdulillah, kami mendapat kepercayaan untuk menduduki jabatan penting dalam Master Kemenag. Mohon dukungan dari semua pihak agar kami mampu membawa semangat baru dalam memperkuat koordinasi dan advokasi kebijakan internal di lingkungan Kementerian Agama ini," kata Atep.
Menurutnya, secara umum Master Kemenag adalah badan/organisasi yang berada di bawah Kementerian Agama yang berperan sebagai corong berita tentang kegiatan-kegiatan baik di internal kantor kemenag, KUA, maupun di madrasah.
"Master Kemenag ini juga bisa sebagai mediator antara kementerian agama dengan lembaga eksternal," ucap Atep.
Sementara itu, Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al Ayubi menyampaikan harapan besar kepada para pejabat yang dilantik, agar menjadi penggerak semangat perubahan dan pembinaan keagamaan.
"Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi gerbang untuk menjalankan amanah dan tanggung jawab besar. Saya berharap para Master yang baru dikukuhkan, mampu menjadi penggerak semangat perubahan dan pembinaan keagamaan yang lebih progresif di Kabupaten Tasikmalaya," kata Asep. *