Mediapriangan.com - DPRD Kabupaten Ciamis kembali menjadi wadah penyampaian aspirasi masyarakat, khususnya dari kalangan tenaga pendidik, pada Selasa, 21 Oktober 2025.
Dua agenda penting digelar di Gedung DPRD Kabupaten Ciamis, masing-masing melibatkan perwakilan guru honorer madrasah swasta serta guru honorer di sekolah negeri.
Kedua kegiatan tersebut menyoroti satu tema besar yang sama: perjuangan peningkatan kesejahteraan dan kepastian status kepegawaian guru honorer di Kabupaten Ciamis.
Aksi pertama berlangsung di halaman Gedung DPRD Kabupaten Ciamis. Aliansi Honorer Kementerian Agama Kabupaten Ciamis menyampaikan sembilan tuntutan utama yang berfokus pada pemerataan formasi PPPK, validasi data EMIS/SIMPATIKA, penyaluran tunjangan, serta pembentukan forum komunikasi antara DPRD, Kemenag, dan guru madrasah.
Aliansi Honorer kemenag juga menolak pendirian sekolah negeri yang berpotensi mengancam keberadaan madrasah swasta.
Ketua DPRD Kabupaten Ciamis, H. Nanang Permana, M.H., yang menerima langsung massa aksi bersama pimpinan fraksi, menyatakan bahwa DPRD akan meneruskan seluruh tuntutan ke Kementerian Agama RI dan DPR RI.
Menurutnya, perjuangan para guru madrasah adalah bagian dari kontribusi besar terhadap pembangunan bangsa.
“Para guru madrasah telah membaktikan diri demi mencerdaskan generasi bangsa. Kami akan sampaikan aspirasi ini ke pemerintah pusat agar ada langkah konkret,” ujarnya.
Aksi damai tersebut berlangsung tertib dan kondusif dengan pengamanan dari Polres dan Satpol PP Kabupaten Ciamis.