KPAI ikut mengawasi penyidikan dan memastikan aspek perlindungan anak terjaga, terutama terkait proses hukum terduga pelaku sebagai ABH. Ia kemungkinan dijerat sejumlah pasal, termasuk Pasal 80 ayat 2 UU Perlindungan Anak dan UU Darurat 1951.
Baca Juga: Jelang Timnas U-22 Indonesia Hadapi Mali, Mauro Zijlstra Ungkap Kendala Cuaca dan Set Pieces
Sementara itu, para siswa mulai menyampaikan suara mereka di tengah proses penyidikan. Dalam kegiatan pengukuhan Pelajar Duta Ketenteraman dan Ketertiban Umum PRABU Jakarta, Gubernur DKI Pramono Anung mendengarkan langsung curahan hati pelajar SMAN 72 Jakarta.
Siswa berinisial MAR, yang menjadi salah satu peserta, menyampaikan pesan emosional di hadapan pejabat daerah.
“Saya ingin mengajak teman-teman saya ke hal-hal positif dan menjadi manusia yang bermanfaat,” ucap MAR.
Baca Juga: Persaingan Memanas, PBVSI Segera Coret 4 Pemain Timnas Voli Putri Indonesia untuk SEA Games 2025
Pramono kemudian memberi semangat kepada MAR dan seluruh siswa lain agar kejadian ledakan SMAN 72 Jakarta tidak mengikis rasa percaya diri mereka.
“Kamu harus membawa spirit untuk membuat keyakinan bahwa SMA 72 adalah salah satu yang terbaik di Jakarta,” ujar Pramono.
MAR juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terpancing isu.
“Kalau ada berita yang kurang baik tentang SMA 72, itu ditunggu dulu kebenarannya. Jangan termakan hoaks,” katanya.
Baca Juga: Energi Muda di Pucuk Pimpinan, Tiga Kandidat Direksi PT Abhyakta Diuji Bupati Tasikmalaya
Suasana haru terjadi ketika siswa lain, MANP, naik ke panggung dan memberikan pernyataan yang menggugah.
“Teman-teman saya masih di rumah sakit. Mereka masih trauma,” sesalnya.
Pramono terlihat memeluk MANP, menegaskan komitmen pemerintah menangani dampak ledakan SMAN 72 Jakarta, mulai dari biaya pengobatan, pemulihan psikologis, hingga perbaikan sekolah.
“Saya harap seluruh siswa tahu bahwa bullying dan perundungan adalah hal yang tidak toleran,” tegas Pramono.
Ia menutup dengan pesan optimis untuk seluruh pelajar. “Acara ini memberikan hope dan semangat bagi anak-anak kita,” tandasnya.***