Mediapriangan.com - Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Diky Chandra, membuka resmi acara Gempungan Seniman, Sauyunan Sabilulungan yang digelar di Hotel City Tasikmalaya, Sabtu, 22 November 2025.
Acara Gempungan Seniman menjadi momentum pemilihan pemimpin baru Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kota Tasikmalaya (DKKT) untuk masa bakti 2025-2030.
Delegasi dari berbagai rumpun seni, mulai dari teater, sastra, karawitan, pertunjukan, film, fotografi, seni rupa, musik, padalangan, tari, religi, tata busana hingga pengurus DKKT, menggunakan hak suara mereka dalam suasana hangat penuh kekeluargaan.
Proses pemilihan dimulai sekitar pukul 14.30 WIB dan dilanjutkan dengan penghitungan suara.
Hasilnya, Tatang Supriatna Sujana (Tatang Pahat) meraih suara terbanyak, yakni 26 suara, mengungguli tujuh kandidat lainnya. Ia resmi ditetapkan sebagai Ketua DKKT periode 2025–2030.
Dalam kegiatan yang mempertemukan para pelaku seni dari berbagai rumpun ini, Diky Chandra menegaskan bahwa seni dan budaya merupakan identitas kota yang wajib dijaga, bukan sekadar pelengkap kehidupan masyarakat.
Diky menyebut para seniman memiliki peran sentral dalam menjaga dinamika dan karakter Kota Tasikmalaya.
"Peran para seniman sangat vital dalam menjaga roh kota agar tetap hidup, dinamis, dan penuh warna,” ujar Diky.
Ia juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kota Tasikmalaya untuk membuka ruang lebih luas bagi para pelaku seni agar dapat berkarya dan berkolaborasi, termasuk memperbaiki akses pembinaan serta penyediaan fasilitas pendukung.
Sementara itu, Tatang Pahat mengaku, amanah yang diterimanya merupakan tugas berat, namun dirinya siap mengabdi sepenuhnya.
“Saya akan mewakafkan diri untuk kemajuan kesenian dan kebudayaan Kota Tasikmalaya. Ini tugas yang cukup berat,” ujarnya.
Baca Juga: Deretan Penerima Anugerah Budaya Kota Tasikmalaya, Bukti Konsistensi DKKT Merawat Seni Daerah