Mediapriangan.com - Genap sebulan Banjir Bandang dan tanah longsor melanda Sumatera serta berdampak di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Meski bantuan terus mengalir, sejumlah wilayah masih kesulitan memenuhi kebutuhan dasar, termasuk Desa Babo Aceh Tamiang.
Selama masa pemulihan pascabencana, distribusi bantuan belum sepenuhnya merata akibat akses jalan yang terputus. Kondisi ini membuat Bantuan Sandang seperti pakaian dan selimut masih sangat dibutuhkan warga Desa Babo Aceh Tamiang yang terdampak Banjir Bandang.
Kebutuhan mendesak tersebut terekam dalam video yang diunggah akun Instagram @vitadaud19 pada Sabtu, 27 Desember 2025. Dalam rekaman itu, tampak anak-anak mendatangi mobil relawan untuk meminta pakaian di tengah keterbatasan pascabanjir.
“Bu, baju ada?” tanya seorang anak laki-laki yang menghampiri mobil relawan tanpa mengenakan baju dan sandal.
Selain pakaian, anak-anak lainnya juga meminta selimut untuk tidur. Permintaan itu menggambarkan betapa Bantuan Sandang masih menjadi kebutuhan utama warga Desa Babo Aceh Tamiang sebulan setelah Banjir Bandang menerjang wilayah tersebut.
Tak hanya persoalan sandang, kondisi listrik juga belum pulih. Pemadaman berkepanjangan membuat warga bertahan hidup dalam kegelapan sejak bencana terjadi.
“Mereka butuh logistik lilin, genset, alas tidur, dan lainnya. Mereka hidup dalam gelap, sudah satu bulan,” ucap pemilik video.
Baca Juga: Bantuan Logistik TNI ke Gayo Lues Berbuah Haru, Warga Gayo Lues Balas dengan Hasil Panen Melimpah
“Satu bulan gelap, nggak ada lampu sampai detik ini,” lanjutnya.
Ketiadaan listrik memperparah situasi Desa Babo Aceh Tamiang yang masih terisolasi akibat Banjir Bandang. Aktivitas warga menjadi terbatas, sementara kebutuhan Bantuan Sandang dan logistik lainnya terus meningkat.
Berdasarkan keterangan yang diunggah istri Gubernur Aceh, Marlina Usman, Desa Babo Aceh Tamiang di Kecamatan Bandar Pusaka diterjang banjir setinggi 15 meter saat bencana terjadi.
Arus deras menyeret rumah-rumah warga dan melumpuhkan perekonomian setempat.