daerah

OJK Tasikmalaya Perkuat Digitalisasi Sektor Jasa Keuangan untuk Dongkrak Literasi Keuangan Priangan Timur

Rabu, 28 Januari 2026 | 15:21 WIB
OJK Tasikmalaya menegaskan penguatan digitalisasi sektor jasa keuangan untuk meningkatkan literasi masyarakat Priangan Timur, di Hotel Grand Palma Pangandaran, Selasa 27 Januari 2026. (Dok. Asep M.S)

 

 

TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Guna menjaga stabilitas sektor keuangan serta mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi daerah di tengah tekanan ekonomi global dan nasional,
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya terus memperkuat tata kelola dan manajemen risiko lembaga jasa keuangan (LJK) di wilayah Priangan Timur.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala OJK Provinsi Jawa Barat Darwisman saat kegiatan Evaluasi Kinerja Lembaga Jasa Keuangan Wilayah Kerja OJK Tasikmalaya yang digelar di Hotel Grand Palma Pangandaran, Selasa 27 January 2026 kemarin.

Selain Kepala OJK Provinsi Jawa Barat Darwisman, hadir dalam kegiatan itu Kepala OJK Tasikmalaya Nofa Hermawati, serta jajaran direksi dan pengurus BPR/BPR Syariah, LKM/LKM Syariah, dan Pegadaian se-Priangan Timur.

Baca Juga: Kepala OJK Tasikmalaya Dikukuhkan, Nofa Hermawati Siap Perkuat Stabilitas Keuangan Daerah Priangan Timur

Darwisman menegaskan, pentingnya penguatan tata kelola dan manajemen risiko pada seluruh LJK guna menjaga ketahanan sektor jasa keuangan di tengah meningkatnya tantangan ekonomi.

Menurutnya, pemantauan kinerja keuangan harus dibarengi dengan kemampuan LJK dalam mengelola kualitas kredit atau pembiayaan serta risiko usaha."Pembenahan operasional akan terus dilakukan untuk menciptakan LJK yang lebih efisien dan kompetitif, sehingga mampu menopang stabilitas serta pertumbuhan ekonomi regional,"ujarnya.

Kepala OJK Tasikmalaya Nofa Hermawati menegaskan peran strategis sektor jasa keuangan dalam mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi daerah. (Dok. Asep M.S)

Ditempat yang sama, Kepala OJK Tasikmalaya Nofa Hermawati menyoroti peran strategis sektor jasa keuangan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Nofa menyebutkan, pertumbuhan ekonomi Priangan Timur pada 2025 tercatat sebesar 4,42 persen. "Angka itu masih di bawah pertumbuhan nasional 5,04 persen dan Provinsi Jawa Barat 5,20 persen pada triwulan III., " Katanya.

Baca Juga: OJK Terbitkan POJK UMKM, Wajibkan Bank dan LKNB Dorong Pembiayaan Demi Percepatan Pemulihan Ekonomi

Lanjut Nofa, kondisi itu menegaskan perlunya penguatan pembiayaan produktif, investasi daerah, dan pengembangan sektor unggulan agar pertumbuhan ekonomi dapat dipercepat secara berkelanjutan.

"Kami OJK Tasikmalaya menegaskan akan terus mendorong penguatan tata kelola, manajemen risiko, serta pemanfaatan inovasi dan digitalisasi sektor jasa keuangan guna memperluas akses keuangan dan meningkatkan literasi masyarakat di Priangan Timur, " Ujar Nofa.

Sementara itu, Kepala Ekonom PT Bank Mandiri Tbk., Andry Asmoro, memaparkan bahwa dinamika ekonomi global dan domestik masih dipengaruhi ketidak pastian geopolitik yang berdampak pada volatilitas nilai tukar dan kebijakan ekonomi nasional.

Halaman:

Tags

Terkini