BANDUNG, Mediapriangan.com - Peristiwa hilang di Bandung kembali mengemuka setelah seorang ibu rumah tangga berusia 43 tahun diduga hanyut ke Sungai Cijagra.
Insiden ini terjadi usai lantai rumah ambruk di kawasan bantaran sungai wilayah Kutawaringin Bandung.
Operasi pencarian terhadap korban hilang di Bandung hingga kini masih dilakukan oleh SAR gabungan.
Tim menyisir sejumlah titik di Sungai Cijagra, menyusul dugaan kuat korban terjatuh saat lantai rumah ambruk di bagian dapur rumahnya.
Baca Juga: Pemkab Tasikmalaya Rilis Mekanisme dan Persyaratan Program Satu Desa Satu Sarjana
Kejadian bermula dari kondisi rumah warga yang berdiri tepat di atas aliran Sungai Cijagra.
Struktur bangunan yang berada di area dapur dilaporkan tiba-tiba runtuh, menyebabkan lantai rumah ambruk dan meninggalkan lubang besar langsung mengarah ke sungai.
Rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan dampak lantai rumah ambruk tersebut. Terlihat lubang berbentuk lingkaran pada lantai rumah yang berada tepat di atas aliran Sungai Cijagra.
Video itu menjadi sorotan publik dan memperkuat dugaan kasus hilang di Bandung akibat insiden tersebut.
Baca Juga: Program SADESSA Resmi Diluncurkan, Pemkab Tasikmalaya Targetkan Satu Sarjana di Setiap Desa
Hasil penelusuran menunjukkan rumah korban berada di bantaran Sungai Cijagra, wilayah Kutawaringin Bandung.
Lokasi tersebut dikenal rawan karena aliran sungai berada tepat di bawah struktur bangunan, sehingga risiko lantai rumah ambruk meningkat saat debit air tinggi.
Kapolsek Soreang, Kompol Oeng Hoeruman, menjelaskan kronologi awal kejadian hilang di Bandung tersebut terjadi ketika korban hendak menuju kamar mandi.
"Kejadiannya kemarin sekitar jam 16.00 WIB. Jadi seorang ibu-ibu usia kurang lebih 43 tahun, dia mau ke air," kata Oeng kepada awak media di Bandung, pada Selasa, 3 Februari 2026.