"Namun, WC-nya maupun dapurnya jebol, di bawahnya aliran sungai, sehingga dugaan hanyut ke dalam Sungai Cijagra," tambahnya.
Setelah menerima laporan hilang di Bandung, aparat kepolisian bersama SAR gabungan langsung bergerak melakukan pencarian.
Penyisiran difokuskan di sepanjang Sungai Cijagra yang diduga menjadi jalur hanyut korban akibat lantai rumah ambruk.
"Dari mulai tadi malam jam 24.00 WIB kita sudah melakukan pencarian. Kita hentikan evaluasi dari kita tim, dari SAR, dari BPBD maupun Damkar," terangnya.
Oeng menyebutkan, area pencarian korban hilang di Bandung dilakukan secara bertahap menyusuri aliran Sungai Cijagra.
"Pada radius pencarian kurang lebih 1 kilometer sungai Cijagra, soalnya kondisi sungainya kecil," sebut Oeng.
"Kita berupaya terus kita sisir semua aliran sungai ya, sampai ke hulunya. Namun sampai ini belum ketemu, tapi kita terus berupaya itu untuk mencari korban atau diduga hanyut," sambungnya.
Baca Juga: DLH Bekasi Pastikan Cacahan Uang Kertas di TPS Liar Asli, Penelusuran Asal Sampah Masih Berjalan
Proses pencarian tidak lepas dari kendala. Kondisi Sungai Cijagra dengan arus cukup deras menjadi tantangan bagi SAR gabungan dalam upaya menemukan korban hilang di Bandung yang diduga terseret setelah lantai rumah ambruk.
"Untuk kendala sementara air masih cukup besar di lokasi," sebut Oeng.
"Jadi kita turun juga lumayan agak deras jangan sampai kita melakukan pencarian ada korban yang lain kita tetap utamakan keselamatan dari tim dalam melaksanakan pencarian," tandasnya.***
Artikel Terkait
Viral Gaji Guru Honorer 2026 Rp144 Ribu, Sorotan Kesejahteraan Pendidik Kembali Menguat
Pria Tendang Kucing di Blora Berujung Proses Hukum, Kasus Viral Ini Terancam Hukuman Penjara
Boneka Kuda Menangis Mendadak Laris Jelang Imlek 2026, Ekspresi Murungnya Justru Bikin Relate
Pandji Pragiwaksono Tabayyun ke MUI, Komitmen Perbaiki Materi Mens Rea Disorot Publik
Prilly Latuconsina Klarifikasi #OpenToWork di LinkedIn, Buka Peluang Baru di Luar Dunia Artis
Mahfud MD Nilai Polri di Titik Kritis, Deretan Kasus Viral Jadi Cermin Penegakan Hukum