TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Pemerintah Kecamatan Taraju bergerak cepat menindaklanjuti keresahan warga terkait limbah Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pada Kamis (12/2/2026), Camat Taraju Dedi Herniwan berhasil mengumpulkan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di wilayahnya untuk mengikuti pembinaan dan evaluasi.
Pertemuan tersebut dipusatkan di dapur SPPG Cibuntu dan menghadirkan Kepala Bidang Lingkungan Hidup (LH) pada Dinas PUPRPTLH Kabupaten Tasikmalaya, Farhan, bersama jajaran kecamatan.
“Semua SPPG hadir. Kami tegaskan agar seluruh pengelola mematuhi dan mengikuti arahan dari pihak Lingkungan Hidup, khususnya terkait pengelolaan limbah,” ujar Dedi.
Baca Juga: Limbah MBG Resahkan Warga Taraju, Camat Panggil Enam SPPG dan Siap Tempuh Langkah Hukum
Langkah ini merupakan tindak lanjut atas temuan limbah dari SPPG Taraju 2 yang sebelumnya menimbulkan bau menyengat dan dikeluhkan warga. Dedi memastikan pihak pengelola telah melakukan sejumlah perbaikan.
Di antaranya, penambahan pipa paralon kurang lebih 15 meter dari Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) menuju titik pembuangan agar aliran lebih tertata.
Selain itu, SPPG Taraju 2 juga tengah mempersiapkan pemasangan grease trap sebagai alat pemisah lemak dan minyak sebelum air limbah dibuang.
Baca Juga: Jelang Pemeriksaan BPK, Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya Perkuat Sinergi dan Tata Kelola Dana BOSP
“Upaya ini kami dorong agar menjadi standar di seluruh SPPG di Taraju sebagai langkah pencegahan,” tegas Dedi.
Sementara itu, Kabid LH Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PUTRPRKPLH) Kabupaten Tasikmalaya, Farhan, mengatakan pihaknya telah melakukan peninjauan langsung terhadap IPAL SPPG yang bersangkutan bersama unsur kecamatan.
“Hasil peninjauan menunjukkan sudah ada upaya perbaikan, termasuk persiapan grease trap dan pemasangan pipa dari IPAL ke titik pembuangan,” jelas Farhan.