TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Mengawali masa tugasnya di Kota Santri, Komandan Kodim (Dandim) 0612/Tasikmalaya Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han, langsung menegaskan visinya: membangun Tasikmalaya melalui kolaborasi erat antara TNI, ulama, dan masyarakat.
Komitmen tersebut tercermin dalam kegiatan Munggahan dan Silaturahmi Akbar yang digelar di Markas Kodim 0612 di Jalan Otto Iskandar Dinata, Jumat (13/02/2026), menjelang datangnya bulan suci Ramadhan.
Suasana hangat penuh kekeluargaan terasa sejak awal acara. Alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga insan pers hadir dalam momentum yang bukan sekadar seremonial, tetapi juga wujud nyata kepedulian sosial melalui program Jumat Berkah.
Berkolaborasi dengan Gandara Grup, Kodim 0612 menyalurkan santunan serta ratusan paket sembako bagi anak-anak yatim piatu dan penyandang disabilitas di wilayah Tasikmalaya.
Jawaban Doa di Tanah Suci
Bagi Letkol Imvan, momen ini terasa sangat emosional. Tepat satu bulan masa jabatannya pada 14 Februari 2026, ia mengungkapkan bahwa penugasannya di Tasikmalaya merupakan jawaban atas doa yang ia panjatkan saat menjalankan ibadah umroh.
“Saat di depan Baitullah, saya berdoa agar kelak bisa menjadi Dandim di wilayah yang banyak ulamanya. Alhamdulillah, Allah SWT mengabulkan doa tersebut. Saya ditugaskan di Tasikmalaya, gudangnya ulama dan Kota Santri,” ungkapnya dengan nada haru.
Baca Juga: Program Kampung Sosial Provinsi Jawa Barat Jadikan Kota Tasikmalaya sebagai Daerah Percontohan
Ia mengaku merinding ketika menyadari kuatnya akar religius daerah ini. Karena itu, silaturahmi dengan para ulama menjadi agenda prioritas di awal kepemimpinannya.
Filosofi “Dua Tangan”
Dalam sambutannya, Letkol Imvan menyampaikan filosofi sederhana namun sarat makna tentang pentingnya sinergi.
“Kita harus seperti dua tangan. Jika satu tangan gatal, tangan yang lain otomatis menggaruk. Jangan seperti telinga; posisinya dekat, tapi tidak pernah bertemu dan tidak bisa saling membantu,” tegasnya.