daerah

Dugaan IUP OP Tumpang Pitu Banyuwangi Disorot, Azwar Anas Disebut Terkait, Pegiat Minta KPK Telusuri Aktor

Kamis, 26 Maret 2026 | 18:39 WIB
Foto Tambang emas tumpang Pitu - Kasus IUP OP Tumpang Pitu Banyuwangi kembali disorot, Azwar Anas disebut terkait, pegiat dorong KPK telusuri aktor. (Situs Jaringan Advokasi Tambang)

BANYUWANGI, Mediapriangan.com - Sorotan terhadap dugaan IUP OP Tumpang Pitu Banyuwangi kembali menguat setelah kelompok pegiat anti korupsi menilai ada indikasi pengaburan fakta dalam penanganan kasus tersebut. 

Nama Azwar Anas pun kembali dikaitkan dengan proses pengalihan izin yang kini tengah diselidiki KPK.

Koordinator kelompok pegiat, Ance Prasetyo, menyebut situasi yang berkembang justru memperlihatkan adanya pihak-pihak tertentu yang mencoba membentuk opini publik.

Dalam pandangannya, narasi yang beredar berpotensi mengalihkan substansi utama dari dugaan pelanggaran IUP OP Tumpang Pitu Banyuwangi.

Baca Juga: KPK Selidiki Tambang Emas Tumpang Pitu Banyuwangi, Kelompok Pegiat Anti Korupsi Klaim Temuan Awal Dugaan Rasuah

Menurutnya, konstruksi opini yang muncul seolah menempatkan Azwar Anas sebagai pihak yang dirugikan. Padahal, proses pengalihan izin tambang emas tersebut merupakan bagian penting yang harus ditelusuri secara menyeluruh oleh KPK.

“Sangat aneh. Seharusnya yang memberikan penjelasan adalah pihak Abdullah Azwar Anas, PT BSI, atau PT Merdeka Copper Gold (MCG).

Namun, tiba-tiba muncul pihak lain yang bersikap bak ‘pahlawan kesiangan’ dengan opini yang justru membuat tertawa bagi orang yang paham hukum dan orang yang mengetahui data dokumennya,” ujar Ance Prasetyo dalam keterangannya.

Baca Juga: IUP Tambang Emas Tumpang Pitu Disorot, Fauzan LS Desak Mahkamah Partai Periksa Azwar Anas

Kasus IUP OP Tumpang Pitu Banyuwangi sendiri berkaitan dengan pengalihan izin dari PT Indo Multi Niaga ke PT Bumi Suksesindo pada 2012. Dalam proses tersebut, Azwar Anas disebut memiliki keterkaitan karena menjabat sebagai kepala daerah saat itu.

Kelompok pegiat menilai, dugaan pelanggaran dalam proses pengalihan IUP OP Tumpang Pitu Banyuwangi tidak bisa dilepaskan dari aspek prosedural yang diduga menabrak aturan.

Selain itu, mereka juga menyoroti isu lain seperti lahan kompensasi hingga potensi dampak lingkungan.

Baca Juga: Dugaan Pelanggaran Izin Tambang Emas Tumpang Pitu, Nama Abdullah Azwar Anas Kembali Mengemuka

Untuk itu, mereka meminta KPK tidak hanya berfokus pada materi perkara, tetapi juga menelusuri pihak-pihak yang diduga berupaya mengaburkan fakta.

Halaman:

Tags

Terkini