Mediapriangan.com - Sebuah video yang beredar luas di media sosial memicu sorotan tajam publik terhadap dugaan buruknya pelayanan kesehatan di sebuah klinik. Peristiwa ini mencuat setelah keluarga dari seorang pasien lansia membagikan pengalaman yang mereka sebut mengecewakan.
Video tersebut pertama kali ramai setelah diunggah ulang oleh akun Instagram @fakta.indo pada Rabu, 1 April 2026. Dalam rekaman itu, terlihat situasi di dalam klinik ketika seorang pasien lansia datang dengan kondisi sesak napas yang disebut sudah cukup berat.
"Seorang cucu membagikan video pengalaman buruk saat membawa neneknya yang sesak napas berat ke sebuah klinik," demikian tertulis dalam postingan tersebut.
"Alih-alih ditangani cepat, petugas pendaftaran justru santai bermain game di ponsel," tambahnya.
Baca Juga: Gila! Bursa Transfer Final Four Proliga 2026 Ubah Segalanya, Jakarta Pertamina Enduro Jadi Sorotan
Datang dalam Kondisi Mendesak, Harus Menunggu
Dalam penuturan yang diunggah melalui akun TikTok Adheaprilian, keluarga menjelaskan bahwa pasien lansia tersebut tiba di klinik dalam kondisi yang memerlukan penanganan segera. Namun, alih-alih langsung ditolong, pasien justru diminta mengikuti prosedur pendaftaran lebih dulu.
"Yang video ini aku, ya, dan posisinya itu nenek aku," tulis pengunggah video.
"Nenek aku sudah sesak napas banget, harusnya langsung ditangani. Nah, dia malah disuruh daftar dulu. Mungkin iya SOP seperti itu, tapi kan enggak harus santai dan sambil game," bebernya.
Kondisi ini memperlihatkan dilema antara prosedur administratif dan kebutuhan darurat, yang dalam kasus ini justru memperlambat respons terhadap sesak napas yang dialami pasien.
Petugas Dinilai Tidak Sigap
Kritik terhadap pelayanan kesehatan di klinik tersebut semakin menguat ketika keluarga melihat respons petugas yang dinilai lambat. Disebutkan, ada dua petugas yang berjaga saat itu.