TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tasikmalaya berencana mengundang Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Tasikmalaya guna meminta penjelasan terkait adanya wacana penyesuaian pegawai di lingkungan Pemkot Tasikmalaya akibat defisit anggaran belanja pegawai.
“ Kita akan undang TAPD untuk duduk bersama dengan DPRD guna membahas permasalahan tersebut. Jangan sampai terjadi PHK pegawai (PPPK), kita cari agar ada solusi terbaik," ujar Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, Aslim SH, Selasa (31/3/2026).
Hal itu lanjut Aslim, pemangkasan pegawai sangat riskan karena menyangkut hajat hidup banyak orang. Apalagi kata dia, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Pemkot Tasikmalaya banyak yang belum lama dilantik.
Baca Juga: Tak Mampu Bayar THR ASN, Viman Diky Ciptakan Sejarah di Kota Tasikmalaya
"Kasihan mereka, kita mesti mengantisipasi dari awal," ujarnya.
Aslim membenarkan, Pemerintah Kota Tasikmalaya mendapat pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp310 miliar di tahun 2026.
Bahkan kata dia, tahun 2027 jumlah TKD lebih besar yaitu sekitar Rp410 miliar sehingga APBD Kota Tasikmalaya semakin kecil.
Meski demikian, Aslim menekankan Pemerintah Kota Tasikmalaya tetap harus optimistis. Ia menyebut hingga saat ini belum ada arahan dari pemerintah pusat terkait penghapusan PPPK paruh waktu.
"Yang jelas ini menjadi PR bersama bagi eksekutif dan legislatif dapat mengurangi kegiatan yang kurang efisien. Karena menurut saya, menghapus PPPK malah akan menambah angka kemiskinan baru," ujarnya.
Wakil Pimpinan DPRD Kota Tasikmalaya, Heri Ahmadi, turut menyampaikan pandangan serupa. Ia menilai optimalisasi pendapatan daerah serta efisiensi anggaran menjadi kunci dalam menghadapi kondisi fiskal saat ini.
"TAPD menyebut optimalisasi serta mengurangi tingkat kebocoran dari estimasi pendapatan daerah serta efisiensi kegiatan dapat menjadi salah satu solusi di tengah-tengah defisit anggaran yang terjadi saat ini," katanya.
Baca Juga: Kota Tasikmalaya Miliki Risiko Bencana Cukup Tinggi, BPBD Fokus Perkuat Mitigasi dalam RKPD 2027
Artikel Terkait
OJK Libatkan Penyuluh Agama Kota Tasikmalaya untuk Perkuat Literasi Keuangan Syariah dan Inklusi Keuangan
Respons Cepat Kebakaran Toko Perabotan di Kota Tasikmalaya, Polisi Tiba di TKP 7 Menit Setelah Laporan 110
Kronologi Kebakaran Toko Perabotan di Kota Tasikmalaya, Api Cepat Membesar karena Barang Mudah Terbakar
Harga Telur Melonjak di Kota Tasikmalaya, Warga Berburu Telur Pecah di Pasar Cikurubuk Jelang Lebaran
Lebaran Semakin Dekat, Jasa Permak Pakaian di Kota Tasikmalaya Banjir Pesanan
Liga Sabrengna 2026 Resmi Dibuka, Dedi Mulyadi Dorong Kolaborasi dan Pembenahan Stadion Arcamanik