TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Dua minggu pasca Lebaran 1447 H, harga sejumlah bahan pokok di berbagai pasar di Kota Tasikmalaya mulai menunjukkan tren penurunan.
Berdasarkan pantauan di sejumlah pasar tradisional pada Senin (06/4/2026), nilai jual komoditas pangan yang sempat melonjak tinggi selama musim Lebaran kini berangsur turun, meskipun belum sepenuhnya kembali ke harga normal.
Menurut sebagian pedagang di Pasar Cikurubuk Kota Tasik, kenaikan bahan pokok selama musim lebaran sudah biasa terjadi ketika memasuki H-3 lebaran hingga H+4 lebaran.
Namun setelah melewati H+4 setelah lebaran, harga-harga bahan pokok biasanya akan turun hingga kembali ke harga normal.
Baca Juga: Gaji Karyawan Kebun Binatang Bandung Cair, Dedi Mulyadi Bayar Tunai Dua Bulan Upah yang Tertunggak
Saat ini penurunan harga salah satunya mulai terjadi pada harga daging sapi, harga daging ayam kampung dan ayam sayur serta harga beberapa jenis sayuran.
Harga daging sapi yang pada musim lebaran kemarin sempat menembus angka Rp160.000 hingga Rp170.000 per Kg, kini mulai berangsur turun dan berada di kisaran Rp135.000 hingga Rp140.000 per Kg.
H. Nina, salah seorang penjual daging sapi di Pasar Cikurubuk mengatakan, sejak H+4 lebaran, harga daging sapi mulai berangsur turun.
"Ramainya permintaan daging oleh masyarakat selama musim lebaran biasanya tidak lebih dari satu minggu yaitu mulai H-2 lebaran hingga H+4 lebaran. Nah setelah itu biasanya pembeli mulai berkurang dan harga daging pun biasanya mulai turun kembali," ujar Nina, Senin (06/4/2026).
Baca Juga: Tanpa Bantuan Jabar, Anggaran Kota Tasikmalaya Menyusut Jadi Rp1,4 Triliun
Selain daging sapi, penurunan harga juga terjadi pada harga daging ayam kampung dan ayam sayur. Harga ayam kampung yang pada musim lebaran kemarin mencapai Rp75.000 per Kg, kini turun menjadi Rp65.000 per Kg.
Sedangkan untuk ayam sayur (broiler) yang saat musim lebaran harganya mencapai Rp45.000 per Kg, kini mulai turun kembali ke Rp40.000 per Kg.
Menurut para pedagang, walau sudah terjadi penurunan dibanding selama musim lebaran, harga-harga tersebut sebenarnya belum kembali ke harga semula.