"Bimbingan manasik ini juga dilaksanakan untuk meningkatkan kemandirian dan pengetahuan serta pemahaman jemaah haji sehingga seluruh jamaah dapat melaksanakan ibadah haji sesuai dengan syariat Islam dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," tutur Indra.
Untuk musim haji tahun ini, sebanyak 171 warga Garut dijadwalkan terbang pada 7 Mei 2026 melalui kloter 22 gelombang kedua.
Baca Juga: Viral One Way Garut Diprotes Pemudik Saat Macet Parah, Satlantas Garut Beri Penjelasan
Ada perubahan signifikan pada lokasi embarkasi, di mana jemaah tidak lagi melalui Bekasi melainkan via Asrama Haji Indramayu dan Bandara Kertajati.
Terkait perubahan lokasi embarkasi tersebut, Indra optimis proses perpindahan rute ini tidak akan menghambat kualitas layanan haji 2026.
"Nanti ada perbedaan kalau tahun kemarin itu di Bekasi dan tahun sekarang itu di Indramayu. Tapi insha Allah baik itu di Indramayu atau di Bekasi insha Allah semua akan lancar dan seperti biasa," tandas Indra.***