"Maksud saya, lihat, bisa-bisanya ada di lampu merah jemur padi. Luar biasa, Astaghfirullah," imbuhnya saat merekam barisan gabah yang tak terjaga oleh pemiliknya tersebut.
Silang Pendapat dan Urgensi Edukasi
Meski memicu kritik karena dianggap membahayakan keselamatan pengguna jalan raya, tidak sedikit warganet yang mencoba melihat dari sisi kemanusiaan.
Muncul asumsi bahwa kebiasaan jemur gabah di Jalan Bypass Mamminasata ini merupakan tradisi lama yang bertahan meski wilayah tersebut kini telah berkembang menjadi jalur protokol.
Diskusi publik pun berkembang pada pentingnya solusi tanpa harus menyudutkan salah satu pihak. Literasi mengenai aturan fasilitas publik dirasa perlu ditingkatkan agar para petani memahami risiko yang ditimbulkan.
"Aktivitas menanam padi masyarakat di daerah situ sudah dilakukan turun temurun, yang perlu dilakukan adalah pendekatan persuasif dan edukasi ke masyarakat," tulis akun @ahm****n dalam kolom komentar.
Ia juga menambahkan bahwa fenomena jemur padi ini tidak selalu didasari niat buruk.
"Tidak semua pelanggaran muncul karena niat jahat, bisa jadi karena ketidaktahuan dan ketidakpahaman saja," lanjutnya.***