"Maksud saya, lihat, bisa-bisanya ada di lampu merah jemur padi. Luar biasa, Astaghfirullah," imbuhnya saat merekam barisan gabah yang tak terjaga oleh pemiliknya tersebut.
Silang Pendapat dan Urgensi Edukasi
Meski memicu kritik karena dianggap membahayakan keselamatan pengguna jalan raya, tidak sedikit warganet yang mencoba melihat dari sisi kemanusiaan.
Muncul asumsi bahwa kebiasaan jemur gabah di Jalan Bypass Mamminasata ini merupakan tradisi lama yang bertahan meski wilayah tersebut kini telah berkembang menjadi jalur protokol.
Diskusi publik pun berkembang pada pentingnya solusi tanpa harus menyudutkan salah satu pihak. Literasi mengenai aturan fasilitas publik dirasa perlu ditingkatkan agar para petani memahami risiko yang ditimbulkan.
"Aktivitas menanam padi masyarakat di daerah situ sudah dilakukan turun temurun, yang perlu dilakukan adalah pendekatan persuasif dan edukasi ke masyarakat," tulis akun @ahm****n dalam kolom komentar.
Ia juga menambahkan bahwa fenomena jemur padi ini tidak selalu didasari niat buruk.
"Tidak semua pelanggaran muncul karena niat jahat, bisa jadi karena ketidaktahuan dan ketidakpahaman saja," lanjutnya.***
Artikel Terkait
Jembatan Cirahong Gelap Gulita Usai Isu Pungli Viral, Dedi Mulyadi Ancam Pidana dan Janji Pasang Lampu Estetik
Viral Atap Terminal 3 Bandara Soetta Jebol, Calon Penumpang ke Singapura Kaget Bukan Main
Bos BGN Bongkar Fakta Pengadaan Motor Operasional MBG yang Viral di Media Sosial, Bukan 70 ribu unit! Tapi...
Viral WNA Italia Tampar Warga Denpasar, Konflik Suara Dapur Berujung Kekerasan dan Trauma
Aksi Viral Pria di Pati Robohkan Rumah dengan Alat Berat Akibat Kecewa Mantan Istri Terima Lamaran
Plesetan Kreatif Berujung Viral, Cerita di Balik Lapak Makan Murah Pakai Nama MBG dan Logo BGN di Jakarta Selatan