daerah

Kebangkitan Industri Genteng Lokal Jabar Dimulai, Program Gentengisasi Sasar Puluhan Ribu Rumah Subsidi

Rabu, 15 April 2026 | 20:52 WIB
Program gentengisasi resmi meluncur dari Jabar! Industri genteng lokal Jabar diproyeksikan raih pasar Rp100 miliar lewat proyek rumah subsidi. (Dok. Kominfo Jabar)

Ara, demikian ia dipanggil, juga berpesan agar produk harus memiliki kualitas bersertifikat SNI agar mampu bersaing secara kompetitif di pasar nasional.

Senada dengan hal tersebut, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein menyatakan kesiapannya mendukung para pelaku usaha kecil untuk naik kelas. Ia menjanjikan fasilitasi pengurusan sertifikasi mutu tanpa biaya bagi para perajin.

"Kebutuhan untuk Jabar sekitar 12 juta buah, itu bisa mencapai Rp27 miliar, syaratnya jaga kualitas dengan harga yang kompetitif dan karyawan harus semakin sejahtera," tutur Saepul Bahri.

Baca Juga: Perjuangan Siswa SD di Parigi Moutong Terjang Sungai saat Hujan, Pulang Buru-buru Sebelum Air Meluap

Jaminan Kesehatan dan Kesejahteraan Pekerja

Selain soal angka produksi, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi memberikan penekanan khusus pada aspek kemanusiaan.

Menurutnya, program gentengisasi harus berdampak langsung pada perbaikan taraf hidup para buruh genteng melalui peningkatan upah dan jaminan sosial.

"Nanti pengusaha harus memperbaiki upah pekerja. Pemprov Jabar siap memberikan jaminan kesehatan. Jadi pengusaha kembali untung sementara pekerja semakin sejahtera," jelas gubernur yang akrab disapa KDM ini.

Baca Juga: Fenomena Jemur Gabah di Jalan Bypass Mamminasata Maros: Fasilitas Publik Jadi Area Jemur Padi Dadakan

Harapan ini disambut baik oleh para pelaku usaha di lapangan. Farid, pemilik pabrik genteng lokal, mengungkapkan bahwa selama ini perajin hanya berproduksi dua hingga tiga kali seminggu karena keterbatasan pesanan.

Dengan adanya kepastian serapan pasar dari proyek rumah subsidi, ia optimis kesejahteraan perajin genteng tradisional akan membaik secara signifikan.

Langkah masif di industri genteng lokal Jabar ini diharapkan tidak hanya mempercantik atap-atap hunian rakyat, tetapi juga memperkokoh fondasi ekonomi daerah berbasis kearifan lokal.***

Halaman:

Tags

Terkini