Garap Potensi Lobster Bersama Investor Jepang, Cecep Ingin Kabupaten Tasikmalaya Jadi Pusat Pengolahan Nasional

photo author
Yiyin Sulastri, Media Priangan
- Selasa, 14 April 2026 | 22:11 WIB
Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin saat menjajaki kerja sama pengolahan lobster dengan tim Jepang di Pendopo Baru, Singaparna, Senin (13/04/2026). (Dok. Dishubkominfo)
Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin saat menjajaki kerja sama pengolahan lobster dengan tim Jepang di Pendopo Baru, Singaparna, Senin (13/04/2026). (Dok. Dishubkominfo)

 

TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mulai mengarahkan fokus serius pada hilirisasi sektor kelautan.

Dalam pertemuan strategis yang berlangsung di Pendopo Baru, Singaparna, Senin (13/04/2026), Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, menerima delegasi dari negeri sakura guna membahas rencana besar terkait pemanfaatan sumber daya perikanan lokal.

Agenda utama dalam investasi Jepang kali ini adalah penjajakan kerja sama dalam sektor pengolahan lobster air payau.

Baca Juga: OJK Tasikmalaya Gandeng Penyuluh Agama Ciamis Jadi Garda Terdepan Literasi Keuangan dan Lawan Aktivitas Ilegal

Melalui kolaborasi ini, pemerintah daerah berambisi mengubah pola lama dari sekadar mengekspor bahan mentah menjadi produksi barang jadi di wilayah sendiri.

Langkah ini dipandang sebagai strategi jitu untuk mengamankan potensi ekonomi daerah agar manfaat finansialnya tidak lari ke luar negeri.

Cecep Nurul Yakin menegaskan bahwa kemitraan ini harus memberikan dampak positif yang nyata bagi warga lokal, terutama dalam hal penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kapabilitas sumber daya manusia.

Baca Juga: GP Ansor Kabupaten Tasikmalaya Luncurkan Posko Mudik Banser 2026 di Enam Kecamatan

Dengan adanya pabrik atau pusat pengolahan lobster di dalam negeri, mata rantai ekonomi akan menjadi lebih panjang dan menguntungkan nelayan serta pengusaha lokal di Kabupaten Tasikmalaya.

Sinergi melalui investasi Jepang ini diharapkan tidak hanya berhenti pada diskusi di meja rapat, melainkan berlanjut pada aksi lapangan yang berkelanjutan.

Pihak pemerintah daerah menjanjikan kemudahan dalam hal perizinan dan pendampingan melalui dinas-dinas terkait guna memastikan proyek ini berjalan sesuai rencana.

Baca Juga: Kalisha Tebar 1.000 Mukena, Jangkau 70 Desa di Kabupaten Tasikmalaya

Kehadiran para pejabat dari Dinas Pertanian serta Dinas Penanaman Modal dalam pertemuan tersebut menunjukkan kesiapan infrastruktur birokrasi dalam menyambut investor.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Didit Fauzi Hendrian

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X