Ketidakpuasan warga berlanjut dengan upaya menemui Wali Kota Tasikmalaya. Namun, rombongan hanya diterima oleh Sekretaris Daerah di kompleks perkantoran pemerintah.
Diskusi yang sempat berjalan pun tidak membuahkan solusi konkret bagi kedua belah pihak.
Iwan menyayangkan sikap represif yang diambil birokrasi, yang menurutnya justru akan menjauhkan rakyat dari pemerintahnya.
Iwan menekankan bahwa poin utamanya bukan sekadar keberadaan tenda, melainkan substansi aspirasi masyarakat yang hingga kini belum mendapatkan jawaban nyata.***