Acep berjanji akan memperbaiki perilaku berkendaranya di masa mendatang dan tidak akan mengulangi kesalahan serupa.
"Saya mengakui atas kejadian video viral kemarin di jalan. Saya ingin meminta maaf kepada masyarakat dan perusahaan Bhinneka Sangkuriang," bebernya.
Kasus ini menjadi pengingat keras bagi para penyedia jasa transportasi, khususnya operator mobil travel, untuk selalu mengedepankan aspek keselamatan di atas segalanya.
Penindakan berupa sanksi tilang oleh aparat diharapkan memberikan efek jera agar tidak ada lagi oknum pengemudi yang nekat berkendara secara ugal-ugalan di area publik.***