TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Kolaborasi antara pemerintah, TNI dan sektor swasta menunjukkan dampak nyata bagi masyarakat khususnya di Kabupaten Tasikmalaya.
Melalui kegiatan bakti sosial berskala besar, Sabtu (25/4/2026), sebanyak 1.100 warga menerima bantuan sekaligus dilakukan pemeliharaan dan pengecatan terhadap 100 masjid di wilayah Tasikmalaya dan sekitarnya.
Kegiatan tersebut digelar di Lapangan Gandara Grup 37, Jalan Kalawagar, Desa Singasari, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, dengan melibatkan Inspektorat Jenderal Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), Batalyon Infanteri TP 939/Macan Putih, serta Gandara Grup.
Baca Juga: Gedong Cai Gunung Kokosan Jadi Rebutan, Pimpinan Kota dan Kabupaten Tasikmalaya Saling Klaim Wilayah
Hadir dalam kegiatan ini Inspektur Jenderal Kemendes PDT Dr. Masyhudi, Komandan Batalyon Infanteri 939/Macan Putih Letkol Inf Deddy Setya Wijaya, perwakilan MUI Kabupaten dan Kota Tasikmalaya, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Tasikmalaya Dr. Rubi Azhara, serta ratusan penerima manfaat, termasuk pengurus masjid dari Kabupaten Tasikmalaya, Garut, dan Pangandaran.
Irjen Kemendes PDT, Masyhudi, menegaskan, kegiatan bakti sosial ini merupakan wujud nyata sinergi lintas sektor dalam mendukung pembangunan desa yang maju dan sejahtera.
“Program ini tidak akan terlaksana tanpa kolaborasi yang kuat antara pemerintah, TNI, dan dunia usaha. Ini bagian dari upaya menyukseskan program Presiden dalam membangun desa,” ujarnya.
Baca Juga: Serap Aspirasi Warga, DPRD Jabar Temukan Sejumlah Kebutuhan Mendesak di Kabupaten Tasikmalaya
Ia menekankan, selain bantuan sosial, kegiatan itu juga membawa pesan penting tentang penguatan nilai gotong royong di tengah masyarakat.
Menurutnya, pemerintah terus mendorong kebangkitan desa melalui berbagai program strategis seperti Desa Ekspor, Desa Wisata, serta penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
“Kita ingin membangun kebersamaan, menguatkan yang lemah, dan memotivasi masyarakat agar terus bangkit dalam kondisi apapun. Sejarah membuktikan, bangsa Indonesia kuat karena persatuan dan gotong royong,” tegasnya.
Masyhudi juga mengajak masyarakat untuk turut mengawal dan mendukung berbagai program pemerintah yang menyasar desa, seperti Koperasi Desa Merah Putih, MBG dan program pemberdayaan ekonomi lainnya agar memberikan manfaat berkelanjutan.