TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Masalah kabel jaringan yang menjuntai tak beraturan dan keberadaan infrastruktur telekomunikasi liar di pusat kota kini memasuki babak baru.
Pemerintah Kota Tasikmalaya secara resmi mengambil langkah tegas untuk membersihkan estetika ruang publik dari kesan semrawut yang selama ini dikeluhkan warga.
Melalui kerja sama strategis dengan APJATEL (Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi), Pemerintah Kota Tasikmalaya mulai mengembalikan fungsi trotoar dan keindahan langit kota.
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tersebut dilakukan langsung di Balekota Tasikmalaya pada Rabu (29/4/2026), sebagai tonggak awal transformasi tata ruang yang lebih aman dan estetik.
Baca Juga: Gebrakan Bank Sampah Kota Tasikmalaya dalam Program Tasik Nyaman, Kurangi 17 Persen Sampah
Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, S.T., menegaskan bahwa inisiatif ini mencakup penataan kabel udara yang dinilai tidak tertib, termasuk opsi pemindahan jaringan ke dalam tanah (underground ducting).
Penertiban ini diharapkan mampu melenyapkan risiko kecelakaan akibat kabel jatuh sekaligus mendukung visi Tasik Nyaman.
"Melalui kerjasama ini, diharapkan Kota Tasikmalaya dapat terbebas dari kondisi kabel yang semrawut serta mampu menghadirkan wajah kota yang lebih tertata dan representatif bagi masyarakat," ujar Viman Alfarizi.
Fokus Awal di Jantung Kota
Untuk tahap perdana, Viman Alfarizi menginstruksikan penataan kabel udara difokuskan di sepanjang Jalan Dr. Soekardjo hingga Jalan HZ Mustofa.
Area ini merupakan etalase kota yang paling banyak terpapar pemandangan kabel yang tumpang tindih.
Langkah ini merupakan bagian dari program Tasik Melayani, sebuah terobosan untuk meningkatkan kualitas layanan publik dan kebersihan lingkungan.
Pihak legislatif turut memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah cepat eksekutif. Ketua Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya, Anang Safa'at, menyebut bahwa penanganan masalah ini adalah jawaban atas keresahan masyarakat.