"Pelaku sempat merebut senjata api korban sebelum akhirnya melakukan penembakan," ungkap Helfi.
Enam hari bersenang-senang di atas darah korbannya, tempat persembunyian Bahroni di Pesawaran akhirnya terendus. Namun, bukannya menyerah, ia justru memilih melepaskan tembakan ke arah barisan polisi yang mengepungnya.
"Jenazah pelaku telah dievakuasi tim gabungan ke RS Bhayangkara Polda Lampung," tutur Helfi.***