Dua warga yang beruntung mendapatkan perbaikan tempat tinggal tersebut adalah Emiliana Budi Winarti yang berdomisili di kawasan Ngampilan, serta Dwi Wulandari yang menetap di daerah Pandeyan, Umbulharjo.
Pelaksanaan renovasi di dua lokasi ini terwujud berkat skema sinergi pendanaan yang berbeda. Untuk perbaikan hunian milik Dwi Wulandari, pembiayaan disokong penuh oleh Perseroda BPR Bank Jogja. Sementara itu, pemugaran bagi rumah Emiliana Budi Winarti bergerak di bawah naungan bantuan Baznas Kota Yogyakarta.
Dalam peninjauan langsung ke lapangan, pemimpin daerah setempat menyerahkan bantuan stimulan ini secara simbolis sekaligus mengawal jalannya proses gotong royong di pemukiman warga.
Baca Juga: Jelang Merger Tiga Bank Daerah, Figur Besar Mulai Berebut Kursi Komisaris BUMD
Upaya perbaikan ini dipandang sebagai langkah krusial untuk menaikkan derajat hidup dan kesehatan masyarakat kecil melalui penyediaan tempat beralih yang higienis.
Hasto menyebut bahwa program bedah rumah bukan hanya sekadar memperbaiki bangunan fisik rumah warga, tetapi juga menjadi upaya menghadirkan hunian yang sehat, aman, dan layak bagi masyarakat.
“Rumah yang layak akan mendukung kesehatan dan kesejahteraan keluarga. Karena itu program seperti ini akan terus kita dorong melalui kolaborasi berbagai pihak,” ujarnya.***