Namun, setiap pasien yang datang bisa langsung diobati dan kejadian ini disebabkan pengaruh cuaca terutama panas, debu dan lainnya," katanya.
Asep juga menuturkan, tingginya kasus ISPA di Kota Tasikmalaya tidak menyebabkan kematian.
Namun demikian, Dinas Kesehatan selalu mengingatkan agar masyarakat menjaga pola hidup sehat dan bersih guna mencegah gangguan saluran pernapasan akibat dampak kemarau yang banyak menyerang balita dan anak.
"Perubahan cuaca yang terjadi sekarang banyak menyebabkan warga, termasuk balita dan anak-anak, terserang berbagai penyakit mulai batuk, flu, panas dingin, suara serak, diare dan asma kambuh," katanya.
Untuk pencegahan, Asep meminta masyarakat selalu menjaga anaknya ketika sedang keluar rumah mengingat udara di luar akhir-akhir ini panas, gersang dan berdebu, pungkasnya.***