daerah

Bupati Ciamis Resmikan ARAS Siti Halimah, Perkuat Reforma Agraria dan Ketahanan Pangan Berbasis Perempuan

Jumat, 3 Juli 2026 | 22:22 WIB
Bupati Ciamis meresmikan ARAS Siti Halimah untuk memperkuat reforma agraria, ketahanan pangan, dan melahirkan perempuan pejuang agraria. (Dok. Prokopim)

Menurutnya, kepercayaan tersebut menjadi kebanggaan bagi masyarakat Ciamis sekaligus membuktikan daerah ini mampu menjadi tempat tumbuhnya gagasan-gagasan yang berpihak kepada petani.

"Kami sangat bangga karena Ciamis dipercaya menjadi pusat pendidikan perempuan pejuang reforma agraria. Ini membuktikan bahwa tanah Ciamis merupakan tanah yang subur bagi lahirnya gagasan-gagasan progresif dan gerakan kemanusiaan yang berkeadilan," katanya.

Lebih lanjut, Bupati Ciamis menegaskan bahwa reforma agraria dan ketahanan pangan merupakan dua agenda yang saling berkaitan.

Baca Juga: Kontingen Kabupaten Ciamis Dilepas ke POPWILDA dan PORSENITAS 2026, Bupati Titip Misi Prestasi dan Sportivitas

Menurutnya, keberhasilan membangun sektor pangan tidak akan terlepas dari kepastian akses petani terhadap lahan sebagai modal utama dalam kegiatan pertanian.

"Tidak mungkin kita berbicara tentang ketahanan pangan tanpa terlebih dahulu menjamin keadilan akses atas tanah bagi para petani. Tanah adalah modal utama produksi pertanian. Ketika petani memiliki kepastian dan kedaulatan atas tanahnya, semangat untuk berproduksi, berinovasi, dan menjaga keberlanjutan pangan akan tumbuh semakin kuat," ungkapnya.

Ia juga menyoroti besarnya kontribusi perempuan dalam sektor pertanian. Selama ini, perempuan tidak hanya terlibat dalam proses budidaya, tetapi juga berperan menjaga benih lokal, melestarikan keanekaragaman hayati, hingga menjadi penopang utama ketahanan pangan di tingkat keluarga.

Baca Juga: Modus Baru Terbongkar, 3,37 Ton Ganja Asal Thailand Disamarkan dalam Koper dan Matras di Tanjung Priok

"Oleh karena itu, perempuan harus mendapatkan ruang yang lebih luas untuk meningkatkan kapasitas, kepemimpinan, dan perannya dalam perjuangan reforma agraria maupun pembangunan pertanian," ujarnya.

Menurut Herdiat, keberadaan ARAS Siti Halimah memiliki nilai strategis sebagai pusat pendidikan dan pelatihan yang akan mencetak perempuan pejuang agraria yang memiliki wawasan, kemampuan kepemimpinan, dan semangat memperjuangkan keadilan bagi petani.

Ia berharap akademi tersebut menjadi tempat lahirnya generasi baru yang mampu memperkuat reforma agraria, mendorong ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, sekaligus menghadirkan pembangunan pertanian yang berkelanjutan di Kabupaten Ciamis maupun Indonesia.***

Halaman:

Tags

Terkini