daerah

Jelang Tahun Ajaran Baru 2026-2027, Toko Alat Sekolah di Tasikmalaya Diserbu Pembeli dari Berbagai Daerah

Rabu, 8 Juli 2026 | 16:59 WIB
Jelang tahun ajaran baru 2026-2027, salah satu toko alat sekolah di Jalan HZ Mustofa, Kota Tasikmalaya, dipadati konsumen yang membeli peralatan sekolah, Rabu (8/7/2026). (Dok. AMS)

 

TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Jelang tahun ajaran baru 2026-2027, sejumlah toko alat sekolah di Kota Tasikmalaya ramai diserbu pembeli. Pantauan di lapangan, Rabu (8/7/2026), warga yang membeli peralatan sekolah untuk memenuhi kebutuhan anak-anaknya masih cukup ramai.

Salah satu toko alat sekolah yang banyak diserbu warga adalah Toko Buku AA di Jalan HZ Mustofa, Kota Tasikmalaya. Di toko tersebut, warga terlihat sudah mengantre sejak sebelum toko dibuka. Bahkan, pengunjung harus rela berdesak-desakan karena toko dipenuhi pembeli.

"Saya membeli peralatan sekolah untuk anak saya yang baru mau masuk Sekolah Menengah Pertama," ujar Rosmawati (40), warga Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, Rabu (8/7/2026).

Baca Juga: Pelatihan HACCP di Kota Tasikmalaya, Diky Chandra: Dapur yang Melanggar Ketentuan Bisa Diberhentikan

Rosmawati menuturkan, ia sengaja datang lebih pagi untuk membeli buku dan peralatan sekolah lainnya agar toko tidak terlalu penuh.

"Eh pas saya ke sini ternyata yang lain juga sudah banyak yang antre," katanya.

Konsumen yang datang membeli peralatan sekolah tidak hanya berasal dari Kota Tasikmalaya, tetapi juga dari Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Ciamis.

Ny. Marni (34), warga Desa Cibalong, Kabupaten Tasikmalaya, mengatakan dirinya sengaja berbelanja di toko alat sekolah di Kota Tasikmalaya karena pilihan barangnya lebih lengkap dan harganya relatif lebih terjangkau.

Baca Juga: Menagih Oleh-Oleh APEKSI 2026 untuk Kota Tasikmalaya

"Saya dari Cibalong Kabupaten Tasik, hampir setiap jelang ajaran baru suka belanja alat sekolah ke Kota Tasik karena di sini selain harganya lebih terjangkau, juga barangnya lebih lengkap," ujar Marni.

Menurut Marni, peralatan sekolah yang dibelinya meliputi buku, alat tulis seperti pensil, serta perlengkapan sekolah lainnya. Untuk berbelanja di toko langganannya tersebut, ia harus rela mengantre sekitar satu jam.

Sementara itu, Heni (44), penjual toko alat sekolah di Jalan HZ Mustofa, Kota Tasikmalaya, mengatakan peningkatan jumlah konsumen telah terjadi sejak awal Juli 2026.

Baca Juga: HUT ke-118 INI, 95 Notaris Kota Tasikmalaya Perkuat Hukum Waris Islam untuk Cegah Sengketa Waris

Halaman:

Tags

Terkini