daerah

Viral Guru SDK Ogolau Bikin MBG Mandiri, Siswa di Pelosok Sulawesi Tengah Masih Menanti Program MBG

Jumat, 17 Juli 2026 | 19:41 WIB
Guru SDK Ogolau membuat MBG mandiri untuk siswa. Anak-anak di pelosok Sulawesi Tengah masih menanti program MBG hadir. (Tangkapan layar google)

 

Mediapriangan.com - Kisah seorang Guru SDK Ogolau di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, menjadi perhatian publik setelah videonya viral di media sosial. Dalam unggahan tersebut, guru bernama Riska Andriani terlihat menyiapkan dan membagikan makanan kepada murid-muridnya karena sekolah mereka belum tersentuh program MBG.

Aksi yang dilakukan melalui MBG mandiri itu disebut sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak yang selama ini terus menanyakan kapan sekolah mereka memperoleh manfaat dari program Makan Bergizi Gratis.

Video yang diunggah melalui akun Instagram @rskdrian telah ditonton lebih dari 160 ribu kali dan memunculkan berbagai respons dari masyarakat.

Baca Juga: KPK Ungkap Status Perkara Amplop Menhut Raja Juli Antoni, Aspek Pencegahan Selesai, Penyidikan Masih Berjalan

Siswa Terus Bertanya Kapan Mendapat Program MBG

Dalam keterangannya, Riska mengungkapkan alasan dirinya menjalankan MBG mandiri bagi para siswa di pelosok tersebut. Menurutnya, ia tidak ingin anak-anak merasa berbeda atau tertinggal dibandingkan sekolah lain yang sudah menerima program MBG.

“Aku rela bikin MBG mandiri untuk anak-anakku biar ngga minder dan merasa hak mereka tidak diberikan,” tulisnya dalam keterangan video, dikutip pada Jumat, 17 Juli 2026.

Sebagai Guru SDK Ogolau, ia mengaku sering menerima pertanyaan dari murid-murid mengenai program tersebut.

Baca Juga: Don Ritto Resmi Diserahkan ke Kejagung, Barbuk Emas 74 Kg dan Uang Rp543 Miliar Ikut Dilimpahkan

“Mereka selalu tanya, ‘Ibu kapan torang dapat MBG?’ Di desa ini hanya sekolahku yang belum dapat MBG karena akses sulit,” lanjutnya.

“Kami justru butuh MBG hadir di pelosok, anak-anak kami menantikannya,” imbuhnya.

Menurut Riska, lokasi sekolah yang berada di kawasan perbukitan dengan akses jalan setapak menjadi salah satu kendala sehingga program MBG belum menjangkau sekolah tersebut.

Baca Juga: Hotman Paris Resmi Dampingi Febrie Adriansyah, Eks Jampidsus Diperiksa sebagai Tersangka di Kejagung

Halaman:

Tags

Terkini