JAKARTA, Mediapriangan.com - Polemik yang melibatkan Hotman Paris dan putranya, Frank Alexander Hutapea, kembali menjadi perhatian publik. Kali ini, sorotan muncul setelah Hotman Paris mengambil peran sebagai pengacara Febrie Adriansyah, mantan Jampidsus yang tengah terseret perkara korupsi.
Nama Frank Alexander ikut menjadi perbincangan setelah menyampaikan kritik terbuka terhadap ayahnya melalui media sosial. Frank Alexander menyoroti keputusan Hotman Paris menangani perkara tersebut sekaligus mempertanyakan pernyataan sang ayah mengenai honorarium.
Perselisihan pendapat itu kemudian berkembang menjadi pembahasan mengenai hubungan pribadi keduanya. Frank Alexander bahkan mengaku sudah sekitar satu tahun tidak berkomunikasi dengan Hotman Paris.
Kritik Frank Alexander terhadap Hotman Paris bermula dari pernyataan sang ayah terkait alasan menerima perkara Febrie Adriansyah. Sebelumnya, Hotman Paris mengatakan dirinya merasa terpanggil untuk memberikan bantuan hukum karena melihat kontribusi Febrie Adriansyah selama menjabat sebagai Jampidsus.
"Saya melihat benar-benar saya merasa miris," ujar Hotman di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, pada Jumat, 17 Juli 2026.
Hotman Paris juga menyampaikan bahwa dirinya tidak menjadikan bayaran sebagai pertimbangan utama dalam menangani perkara tersebut. Ia bahkan menyebut tarif jasanya sebagai pengacara tergolong sangat tinggi.
"Saya tidak mengharapkan uang dari Jampidsus ini, karena saya tahu tidak mungkin dia bayar saya mahal. Bayaran saya super mahal di Indonesia," bebernya.
Baca Juga: Kuntadi Jadi Calon Jampidsus Pengganti Febrie Adriansyah, Ini Rekam Jejak dan Harta Kekayaannya
Pernyataan tersebut kemudian mendapat respons dari Frank Alexander. Putra sulung Hotman Paris itu mempertanyakan alasan ayahnya tetap mengambil perkara yang disebut berkaitan dengan barang bukti berupa emas batangan dalam jumlah besar.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @frankalexand3r, pada Senin, 20 Juli 2026, Frank Alexander menyampaikan kritiknya terhadap pernyataan Hotman Paris mengenai honorarium.
"Hotman Paris bilang bayarannya super mahal, gak harap bayaran dari eks Jampidsus Febrie Adriansyah," kata Frank dikutip dari unggahan Instagram pribadinya, @frankalexand3r, pada Senin, 20 Juli 2026.
"Tapi tetap ambil kasus yang ada 74 kg emas batangan sebagai barang bukti. Semahal-mahal fee-nya pengacara, emang ada pengacara yang denger segitu banyak emas, matanya enggak ijo?" sambungnya.