TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Sebuah bangunan yang merupakan gudang barang bekas (Barbek) di Kelurahan Sambong Jaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya terbakar, Selasa (04/8/2026).
Kobaran api mulai terlihat melalap bangunan penyimpan barang bekas tersebut sejak pukul 18.00 WIB. Cuaca panas dan angin yang cukup kencang di lokasi kejadian membuat api membesar dengan cukup cepat.
Lurah Sambong Jaya, Mulyono, mengatakan, atas kejadian tersebut pihaknya langsung melaporkan ke Damkar Kota Tasikmalaya. Sehingga dalam kurun waktu yang cukup cepat sejumlah armada dari pemadam kebakaran datang ke lokasi.
Guna menjinakkan si jago merah yang terus membesar, petugas langsung mengerahkan sedikitnya enam armada pemadam kebakaran. Saat proses pemadaman berlangsung, kondisi di sekitar area kebakaran sempat gelap gulita akibat tebalnya kepulan asap.
Guna mengamankan lokasi saat proses pemadaman berlangsung, jajaran petugas gabungan dari unsur Kelurahan, Polsek, hingga Koramil Mangkubumi bersiaga penuh mengamankan area sekitar.
Apalagi TKP kebakaran lokasinya berada sangat dekat dengan fasilitas gardu listrik milik PLN. Sehingga pihak kewilayahan menaruh perhatian khusus mengingat posisi bangunan yang terbakar.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Tasikmalaya, Budi Martanova, membenarkan insiden kebakaran tersebut dan memimpin langsung proses penanganan di tempat kejadian.
Mengingat lokasi kebakaran merupakan gudang barang yang mudah terbakar, kobaran api cukup susah untuk dipadamkan sehingga pihak BPBD Kota Tasikmalaya terus mendatangkan pasokan unit mobil pemadam dan personel tambahan untuk mempercepat pemadaman.
Budi menjelaskan pihaknya telah menurunkan sejumlah damkar secara bertahap ke lokasi. Pihaknya juga berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Tasikmalaya untuk memperkuat bantuan armada di lapangan.
Baca Juga: Kebakaran Hotel Pullman Jakbar, 14 Unit Damkar Dikerahkan, Korsleting Listrik Masih Diselidiki
"Ya sesuai kondisi di lapangan kita terus menambah armada lagi. Dari BPBD Kota tadi berangkat dua armada, ini dua armada masuk. dua armada lagi sudah persiapan untuk berangkat lagi," Katanya.
Mengenai total kerugian serta penyebab pasti munculnya api pada bangunan gudang tersebut, Budi mengaku masih menunggu pengumpulan data lengkap dari tim teknis yang bertugas di area terdampak.