"Kami sudah melakukan pemeriksaan secara internal terkait kasus ini," tegasnya.
Pihaknya juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat, khususnya kepada pasien dan keluarga yang merasa tersinggung dengan komentar tersebut.
Menurutnya, RSUD dr. Soekardjo berkomitmen menindaklanjuti kasus tersebut sesuai aturan kepegawaian yang berlaku.
Di tengah tingginya antrean dan keterbatasan kamar di rumah sakit rujukan, memang banyak pasien dan keluarga yang kerap mengeluhkan pelayanan rumah sakit.
Namun, seharusnya keluhan itu dijawab dengan solusi, bukan dengan kata-kata yang menyakiti.
Hingga berita ini diturunkan, manajemen RSUD dr. Soekardjo masih mendalami kasus tersebut. Publik kini menunggu hasil pemeriksaan dan sanksi yang akan diberikan kepada oknum staf yang bersangkutan.
Belakangan, beredar luas di sejumlah platform media sosial video oknum pegawai RSUD dr. Soekardjo tersebut meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi.***