Dugaan pembakaran ruang rapat menjadi perhatian karena polisi menemukan indikasi persiapan berupa bensin 30-40 liter yang dibawa ke lokasi.
Sementara itu, dugaan bahwa MFA melakukan pembakaran karena merasa kerap menjadi bahan olokan masih merupakan bagian dari hasil penyelidikan awal. Polisi masih mendalami seluruh keterangan untuk memastikan motif dan rangkaian peristiwa secara utuh.
Hingga Rabu, 12 Agustus 2026, proses penyidikan masih berjalan. Polisi juga terus menelusuri bukti-bukti yang berkaitan dengan pembakaran ruang rapat serta dugaan peristiwa lain yang muncul setelah MFA diamankan.***