TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Kemarau panjang terus berlanjut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya terus menyalurkan air bersih ke sejumlah wilayah terdampak.
Hingga Jumat 14 Agustus 2026 BPBD Kota Tasikmalaya telah menyalurkan sebanyak 357.000 liter air bersih kepada warga yang terdampak yang berada hampir di seluruh kecamatan yang ada di Kota Tasikmalaya.
"Bantuan tersebut didistribusikan ke 74 titik yang berada di 22 kelurahan yang berada di 8 kecamatan," ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Tasikmalaya, Budi Martanova, Jumat (14/8/2026).
Baca Juga: Polisi dan Warga Lupakan Sekat di Lomba 17-an
Menurut Budi, sebanyak 5.795 kepala keluarga atau sekitar 19.429 jiwa tercatat menerima manfaat dari distribusi air bersih tersebut.
Adapun kata dia, penyaluran air bersih dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan wilayah yang mengalami penurunan debit sumber air paling signifikan.
"Setiap harinya kami terus memantau perkembangan di lapangan. Jika ada titik baru yang membutuhkan, tim langsung bergerak. Tujuannya memastikan warga terdampak tetap punya akses air bersih untuk kebutuhan dasar,” ujar Budi.
Baca Juga: Keracunan MBG di Berastagi, 269 Siswa Berastagi, Korban Terbanyak dari SMAN 1 Berastagi
Dikatakan Budi, distribusi air bersih dilakukan berulang di sejumlah wilayah karena kebutuhan masyarakat cukup tinggi.
Adapun kata dia, berdasarkan data yang ada, Kelurahan Singkup Kecamatan Tamansari tercatat sebagai wilayah paling sering mendapat pasokan dengan 13 kali pengiriman.
Disusul Karanganyar sebanyak 12 kali. Sementara Sukamanah dan Setiawargi masing-masing menerima tujuh kali pengiriman.
Karikil dan Tamansari masing-masing lima kali, sedangkan Sukanagara dan Cilamajang masing-masing tiga kali pengiriman.
Baca Juga: Challenge Hafalan Al-Quran Berhadiah Miras Berujung 4 Tersangka, Polisi Ungkap Peran Masing-Masing
Budi menjelaskan, musim kemarau panjang yang terjadi tahun ini telah mengakibatkan sumber air bersih di beberapa wilayah berkurang, terutama kawasan dataran tinggi.