Karena itu, keberlanjutan hasil TMMD kini berada di tangan masyarakat.
TNI membangun fondasinya, pemerintah memperkuat dukungannya, dan masyarakat menjaga agar manfaatnya tidak berhenti setelah upacara penutupan.
Cecep pun mengajak seluruh pihak mempertahankan pola kolaborasi tersebut untuk menjawab berbagai persoalan pembangunan di masa mendatang.
Baca Juga: Challenge Hafalan Al-Quran Berhadiah Miras Berujung 4 Tersangka, Polisi Ungkap Peran Masing-Masing
“Mari kita terus bersama-sama kolaborasi membangun Indonesia, Jawa Barat dan Kabupaten Tasikmalaya, tentu dengan berharap ridho Allah SWT,” ajaknya.
Pada akhirnya, TMMD ke-129 meninggalkan pelajaran yang lebih besar daripada sekadar jalan baru, rumah yang telah diperbaiki atau sumur bor yang mengalirkan air.
Dari desa, pembangunan menunjukkan bahwa ketika TNI, pemerintah dan masyarakat menyatukan langkah, keterbatasan dapat diubah menjadi kekuatan.
Dan ketika program telah ditutup, semangat gotong royong itulah yang diharapkan tetap hidup.***