daerah

Sopir Alphard Minta Maaf usai Rusak Motor Driver Ojol di Bintaro, Siap Ganti Seluruh Kerugian

Rabu, 19 Agustus 2026 | 11:22 WIB
Sopir Alphard minta maaf setelah merusak motor driver ojol di Bintaro. Ia menyatakan siap mengganti kerusakan motor korban akibat insiden tersebut. (Instagram.com/@jakut.info)

 

JAKARTA, Mediapriangan.com - Sopir Alphard yang videonya viral setelah merusak motor seorang driver ojol di kawasan Bintaro, Jakarta Selatan, akhirnya mendatangi kediaman korban. Kedatangannya dilakukan untuk menyampaikan permintaan maaf sekaligus menawarkan penggantian biaya kerusakan kendaraan.

Dalam video klarifikasi yang beredar pada Selasa, 19 Agustus 2026, sopir Alphard tersebut menyatakan akan bertanggung jawab atas kondisi motor driver ojol yang rusak setelah insiden di Jalan Veteran Raya.

"Kerusakan motor nanti saya akan ganti nanti ke bengkel mana atau memang bapak mau benerin sendiri terserah saya tanggung jawab. Saya mohon maaf," kata sopir Alphard dalam video klarifikasinya, pada Selasa, 19 Agustus 2026.

Baca Juga: Remaja 16 Tahun Tewas Terjatuh ke Kawah Gunung Slamet, Diduga Pijakan Tanah Amblas

Ia juga menjelaskan alasan dirinya mendatangi rumah korban. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk keseriusan untuk menyelesaikan persoalan yang terjadi.

"Kalau saya nggak niat minta maaf ngapain saya kemari, soalnya juga saya kan nggak mau yang namanya lingkungan saya juga kena imbas," imbuhnya.

Permintaan maaf tersebut muncul setelah aksi sopir Alphard menjadi sorotan di media sosial. Sebelumnya, sebuah video memperlihatkan dirinya terlibat perselisihan dengan driver ojol hingga berujung pada kerusakan sepeda motor.

Baca Juga: Kebakaran Bekasi Hanguskan 50 Bus PO Sinar Jaya di Cikarang Barat, Warga Sempat Panik

Polisi Selidiki Insiden di Bintaro

Di tengah permintaan maaf tersebut, polisi masih mendalami kejadian yang melibatkan sopir Alphard dan driver ojol di Bintaro.

Kapolsek Pesanggrahan, Kompol Seala Syah Alam, mengatakan kendaraan yang digunakan dalam kejadian tersebut tercatat sebagai mobil milik perusahaan. Polisi masih menggali informasi terkait kepemilikan dan rangkaian peristiwa yang terjadi di lokasi.

"Itu mobil perusahaan, mobil itu atas nama perusahaan lagi kami dalami dulu. Ada keserempet mobil itu kena spion," kata Alam.

Baca Juga: 21 Orang Diamankan Jelang Demo Mahasiswa di Jakarta, Polisi Sebut Bawa Petasan hingga Flare

Halaman:

Tags

Terkini