Menurut keterangan kepolisian, persoalan bermula setelah mobil Alphard diduga tersenggol sepeda motor. Pemilik kendaraan kemudian tidak menerima kondisi tersebut hingga terjadi tindakan perusakan terhadap motor korban.
"Si pemilik mobil nggak terima, dirusak (motor) pakai batu dan sebagainya," tambahnya.
Kasus tersebut menjadi perhatian setelah rekaman kejadian tersebar di media sosial. Dalam video yang beredar, sopir Alphard terlihat meluapkan emosi di tengah jalan.
Motor Ojol Rusak setelah Perselisihan
Berdasarkan informasi yang beredar, peristiwa bermula ketika mobil Alphard bergerak ke sisi kiri saat hendak berbelok. Pada saat bersamaan, sepeda motor yang dikendarai driver ojol berada di sekitar kendaraan tersebut.
Posisi kedua kendaraan kemudian disebut membuat sepeda motor korban terjepit. Dari situ muncul dugaan bahwa motor tersebut menyebabkan bagian mobil, termasuk spion, mengalami goresan.
Perselisihan selanjutnya berkembang menjadi tindakan perusakan. Sopir Alphard disebut mengambil batu bata dan menghantam bagian depan motor driver ojol hingga mengalami kerusakan.
Baca Juga: Polemik Gedung PGRI Cisayong, DPRD Dorong Solusi: KDMP Jalan, Aset Pendidikan Tetap Terjaga
Dalam rekaman yang beredar, korban terlihat berusaha menghadapi situasi tersebut dengan tenang.
Bahkan, korban sempat mengulurkan tangan sebagai bentuk permintaan maaf, tetapi respons yang diterimanya justru menjadi sorotan warganet.
Korban disebut tidak mengetahui adanya kerusakan berarti pada mobil yang dikemudikannya. Namun, persoalan tersebut terlanjur memanas di lokasi.
Baca Juga: Drumband SMA Diponegoro Kisaran Viral, Permainan Mendadak Berhenti saat Lewati Rumah Duka
Sopir Alphard Sebut Ada Masalah Pribadi
Setelah video kejadian menyebar luas, sopir Alphard kemudian memberikan klarifikasi dan mendatangi rumah driver ojol.
Artikel Terkait
Milangkala ke-12 LSM PADI Teguhkan Wawasan Kebangsaan dan Kepedulian Sosial di Tasikmalaya
Budaya Sunda dan Jejak Sejarah Warnai Peringatan HUT RI ke-81 di Galunggung
OJK Tasikmalaya Bekali 91 Anggota Pramuka dengan Literasi Keuangan dan Bahaya Judi Online
Pemilik Toko di Reo Gratiskan Susu dan Popok untuk Korban Gempa NTT, Pilih Layani Warga daripada Cari Untung
Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar Hari Ini, 4 Hal yang Akan Diuji Tim Kuasa Hukum
Menkop Respons Kopdes Cilacap Jadi Tempat Badminton, Ferry Juliantono: Enggak Apa-apa, Bentar Lagi Operasional