"Memang benar anak ada perhatian khusus karena berbeda, demikian secara psikologis," ungkap Bachtiar dalam keterangannya, pada Kamis, 10 September 2026.
"Kami sudah mengantisipasi kami skrining ulang termasuk psikis tadi sudah langsung turun ke lapangan ada tim dari psikiater dan psikolog. Nanti akan mendampingi," tambahnya.
Pendampingan psikologis juga dijadwalkan berlanjut pada hari berikutnya. Pihak rumah sakit mengantisipasi kemungkinan munculnya rasa takut pada pasien anak setelah mengalami situasi darurat akibat kebakaran RSSA Malang.
"Besok masih akan turun ke ruangan, pasti ada yang merasa takut nanti akan dilakukan advokasi dan edukasi," tandasnya.***