Kapal Mulai Oleng saat Penumpang Tertidur
Rinto mengatakan dirinya sempat berada dalam kondisi setengah tertidur ketika merasakan gerakan kapal yang tidak normal. Ia langsung berupaya menuju bagian atas kapal setelah menyadari keadaan mulai berubah.
Sebagian penumpang lainnya disebut masih tertidur ketika kapal mulai oleng. Suasana kemudian berubah menjadi kepanikan setelah sejumlah orang menyadari adanya kondisi darurat.
"Ada yang teriak. Kebanyakan masih ada yang tidur," jelas Rinto.
Rinto bersama belasan penumpang lainnya kemudian bertahan di atas kapal sambil menunggu bantuan. Mereka menghadapi kondisi laut terbuka selama beberapa jam sebelum tim penyelamat tiba di lokasi.
Penumpang KM Virgo tersebut akhirnya berhasil dievakuasi setelah terombang-ambing di lautan selama sekitar empat jam.
KM Virgo Hilang Kontak
Sebelumnya, KM Virgo Transport 8 dilaporkan mengalami hilang kontak pada Minggu sekitar pukul 02.00 WITA saat dalam perjalanan menuju Kalimantan.
Kantor Pencarian dan Pertolongan SAR Kelas A Banjarmasin menerima laporan mengenai kapal tersebut pada pukul 04.10 WITA.
Berdasarkan laporan Kementerian Perhubungan pada Senin, 14 September 2026, KM Virgo Transport 8 membawa total 243 penumpang dan awak kapal.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 107 orang dilaporkan selamat dan enam orang meninggal dunia. Sementara itu, penumpang lainnya masih dalam proses pencarian dan evakuasi.
Kisah Rinto menjadi salah satu kesaksian penumpang KM Virgo yang selamat setelah menghadapi kondisi darurat di tengah Laut Jawa. Dalam situasi tersebut, penggunaan pelampung menjadi bagian dari upayanya untuk bertahan hingga pertolongan tiba.***