daerah

Cerita Rinto Penumpang KM Virgo Selamat, Bertahan di Sisi Kapal Pakai Pelampung hingga Dievakuasi

Senin, 14 September 2026 | 19:05 WIB
Rinto, penumpang KM Virgo yang selamat, menceritakan kapal oleng hingga terbalik dan dirinya bertahan memakai pelampung di tengah laut. (Instagram.com/@pendakilawas)

Baca Juga: Kecelakaan KM Virgo Transports 8 di Laut Jawa, 107 Selamat dan 6 Meninggal, Dugaan Kemiringan Masih Diinvestigasi

Kapal Mulai Oleng saat Penumpang Tertidur

Rinto mengatakan dirinya sempat berada dalam kondisi setengah tertidur ketika merasakan gerakan kapal yang tidak normal. Ia langsung berupaya menuju bagian atas kapal setelah menyadari keadaan mulai berubah.

Sebagian penumpang lainnya disebut masih tertidur ketika kapal mulai oleng. Suasana kemudian berubah menjadi kepanikan setelah sejumlah orang menyadari adanya kondisi darurat.

"Ada yang teriak. Kebanyakan masih ada yang tidur," jelas Rinto.

Rinto bersama belasan penumpang lainnya kemudian bertahan di atas kapal sambil menunggu bantuan. Mereka menghadapi kondisi laut terbuka selama beberapa jam sebelum tim penyelamat tiba di lokasi.

Penumpang KM Virgo tersebut akhirnya berhasil dievakuasi setelah terombang-ambing di lautan selama sekitar empat jam.

Baca Juga: 69 Korban Selamat KM Virgo Transport 8 Tiba di Banjarmasin, Sejumlah Penumpang Alami Trauma hingga Sesak Napas

KM Virgo Hilang Kontak

Sebelumnya, KM Virgo Transport 8 dilaporkan mengalami hilang kontak pada Minggu sekitar pukul 02.00 WITA saat dalam perjalanan menuju Kalimantan.

Kantor Pencarian dan Pertolongan SAR Kelas A Banjarmasin menerima laporan mengenai kapal tersebut pada pukul 04.10 WITA.

Berdasarkan laporan Kementerian Perhubungan pada Senin, 14 September 2026, KM Virgo Transport 8 membawa total 243 penumpang dan awak kapal.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 107 orang dilaporkan selamat dan enam orang meninggal dunia. Sementara itu, penumpang lainnya masih dalam proses pencarian dan evakuasi.

Kisah Rinto menjadi salah satu kesaksian penumpang KM Virgo yang selamat setelah menghadapi kondisi darurat di tengah Laut Jawa. Dalam situasi tersebut, penggunaan pelampung menjadi bagian dari upayanya untuk bertahan hingga pertolongan tiba.***

Halaman:

Tags

Terkini