daerah

Siswa SMP di Kuningan Diduga Jadi Korban Bullying, Kepala Terluka hingga 30 Jahitan, Polisi Mulai Dalami Kasus

Rabu, 16 September 2026 | 21:10 WIB
Siswa SMP di Kuningan diduga menjadi korban bullying hingga mendapat 30 jahitan di kepala. Polisi menangani laporan keluarga dan memeriksa saksi. (Instagram/dian_rachmat_y)

KUNINGAN, Mediapriangan.com - Penanganan kasus dugaan bullying terhadap seorang siswa SMP di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, mulai dilakukan polisi setelah keluarga korban membuat laporan resmi.

Korban diketahui bernama Muhammad Nur Ramadhani (15), siswa kelas IX SMPN 2 Jalaksana Kuningan. Ia diduga mengalami tindak kekerasan hingga mengalami luka pada bagian kepala dan harus mendapat sekitar 30 jahitan.

Peristiwa tersebut disebut terjadi di objek wisata Balong Dalem, Desa Babakan Mulya, Kabupaten Kuningan.

Laporan dari keluarga korban diterima Satreskrim Polres Kuningan pada Senin, 14 September 2026. Setelah laporan masuk, penyidik mulai melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan saksi dan mengupayakan pemeriksaan medis terhadap korban.

Baca Juga: Bakesbangpol Jabar Gelar Seminar Ekonomi Rancage di Kota Tasikmalaya, Bahas Strategi Ketahanan Ekonomi Daerah

“Pada hari Senin sudah menerima laporan dari orang tua korban. Setelah kita terima, kita melakukan penyelidikan kasus tersebut dan meminta visum kepada rumah sakit, dan selanjutnya meminta keterangan pada saksi-saksi,” ujar Kasat Reskrim Polres Kuningan, AKP Abdul Aziz kepada awak media pada Selasa, 15 September 2026.

“Pemeriksaan saksi baru mau dilakukan karena kita baru menerima laporan tersebut,” imbuhnya.

Polisi masih mendalami rangkaian kejadian yang menyebabkan korban mengalami luka. Identitas dan usia terduga pelaku juga masih diverifikasi melalui proses pemeriksaan.

“Pelaku sendiri dari hasil laporannya masih kelas 1 SMK, umurnya kalau di laporan sekitar 16 tahun, tapi nanti kita lihat dari hasil pemeriksaan,” imbuhnya.

Baca Juga: MATAMA Universitas Islam KH Ruhiat Cipasung Dibuka, Wakil Bupati Tasikmalaya Dorong Mahasiswa Berani Hadapi Masa Depan

Mengenai kronologi lengkap kejadian bullying tersebut, polisi belum memberikan keterangan secara rinci karena proses penyelidikan masih berjalan.

“Kalau kronologi, kita masih menerima laporan. Nanti, lebih jelasnya akan dijelaskan lebih lanjut,” sambungnya.

Abdul Aziz membenarkan bahwa laporan keluarga turut mencantumkan kondisi luka pada bagian kepala korban. Namun, sejumlah detail mengenai peristiwa tersebut masih harus dipastikan melalui pemeriksaan.

“Dari laporan, korban menderita luka di kepala, kurang lebih 30 jahitan. Saat peristiwa ditonton atau tidak, kita masih harus pemeriksaan,” lanjutnya.

Halaman:

Tags

Terkini