JAKARTA, Mediapriangan.com - Unggahan Ida Yulidina, istri Purbaya Yudhi Sadewa, kembali menjadi perhatian setelah mencuat di media sosial beberapa hari setelah pergantian Menteri Keuangan (Menkeu).
Ida mengunggah sejumlah pernyataan yang menggambarkan situasi yang dialami keluarganya setelah Purbaya tidak lagi menduduki posisi sebagai Menkeu.
Salah satu pernyataan yang paling banyak dibagikan adalah kalimat mengenai kejujuran dan keyakinannya bahwa persoalan yang terjadi pada akhirnya akan diketahui.
"Kebanyakan orang jahatnya dari pada yang jujur," sindir Ida.
Pernyataan tersebut muncul dalam unggahan yang dibagikan ulang akun Threads @anwarinatari pada Rabu, 16 September 2026.
Dalam unggahan itu, Ida Yulidina juga menyampaikan permintaan maaf kepada publik atas kinerja Purbaya selama menjalankan tugas sebagai Menkeu.
"Mohon maaf bapak sudah berusaha semaksimal mungkin, kalau masih mengecewakan," beber Ida.
Ia kemudian menambahkan pernyataan yang membuat unggahannya semakin ramai diperbincangkan.
"Pada Akhirnya nanti kebenaran juga akan terungkap," sambungnya.
Ida Yulidina tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai maksud pernyataan tersebut. Ia juga tidak merinci persoalan yang dimaksud dalam kalimat tentang kebenaran akan terungkap.
Cerita Ida soal kondisi Purbaya setelah pencopotan juga ikut muncul dalam unggahan yang sama.
Menurut Ida, Purbaya sempat meminta dirinya datang menjemput ke kantor setelah mengetahui dirinya tidak lagi menjabat sebagai Menkeu.
Artikel Terkait
Dugaan Keracunan MBG di Pariaman, 142 Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit dan SPPG Ungkap Soal Uji Makanan
Hujan Deras Guyur Pontianak di Tengah Karhutla Kalbar, Warga Bersyukur dan Berharap Asap Segera Hilang
Destinasi Wisata Bogor Mirip Grand Canyon, Goa Agung Garunggang Punya Tebing Batu Alami yang Instagramable
Profil Gus Arif, Eks Bupati Kebumen yang Diamankan KPK dalam Kasus HGB Summarecon Bogor
67 Hari Lawan Karhutla di Kalbar, Relawan Akhirnya Bersujud Saat Hujan Turun dan Membasahi Tanah Gambut
PKKMB UMTAS 2026 di Kota Tasikmalaya Diikuti 1.400 Mahasiswa, Rektor Tekankan Wawasan dan Adaptasi AI