Bupati menilai semangat gotong royong yang berkembang di tengah masyarakat Ciamis menjadi kekuatan penting ketika pemerintah daerah menghadapi keterbatasan anggaran.
“Jika melihat keuangan daerah tiap tahun defisit terus. Namun di samping keterbatasan anggaran tersebut, yang menguatkan hati saya adalah semangat masyarakat dengan budaya gotong royong, saling bahu-membahu membantu antar sesama,” ujarnya.
Baca Juga: Peringati Haornas ke-43 Tahun 2026, GEMAR Gerakkan Masyarakat Aktif dan Bugar di Ruang Publik Ciamis
Dukungan untuk pasien kanker dalam kegiatan YKI Ciamis tersebut juga berasal dari sejumlah sumber. Santunan kanker di antaranya didukung Baznas melalui infaq para ASN serta kontribusi melalui CSR Bank BJB.
Ketua YKI Cabang Kabupaten Ciamis, Hj. Kania Ernawati Herdiat, menegaskan bahwa kegiatan tersebut memiliki makna lebih luas daripada sekadar penyerahan bantuan.
Menurutnya, kehadiran YKI Ciamis menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian dan memberikan penguatan kepada pasien kanker beserta keluarganya agar tetap memiliki harapan selama menjalani proses pengobatan.
“Bapak dan ibu tidak sendiri. Ada keluarga yang mendampingi, tenaga kesehatan yang melayani, pemerintah yang berupaya hadir, dan masyarakat yang peduli,” ungkapnya.
Pesan tersebut kemudian diperkuat melalui slogan kegiatan, Aku Kuat, Aku Bisa, Aku Sembuh. Slogan itu menjadi dorongan moral agar pasien kanker tetap menjalani pengobatan dengan ikhtiar dan tawakal.
Bagi YKI Ciamis, dukungan terhadap pasien kanker juga perlu dibangun secara berkelanjutan. Karena itu, santunan kanker yang diberikan dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari kepedulian bersama, bukan sekadar bantuan sesaat.
Baca Juga: Pengajian Rutin ASN Ciamis Jadi Momen Ngecas Keimanan di Tengah Padatnya Rutinitas Kerja
Dalam kesempatan itu, Herdiat kembali meminta para pasien kanker untuk tidak berhenti menjalani pengobatan dan terus berikhtiar.
“Lekas sembuh, panjang umur dan rezeki yang berlimpah. Semangat terus karena itu sangat berpengaruh terhadap proses kesembuhan bapak ibu semua,” pesan Bupati.
Setelah penyerahan santunan, kegiatan dilanjutkan dengan sharing session. Sesi tersebut menjadi ruang bagi pasien kanker dan keluarga untuk berbagi pengalaman, mendapatkan penguatan, sekaligus membangun motivasi dalam menghadapi proses pengobatan.***