CILEGON, Mediapriangan.com - Aktivitas belajar di SMP dan SMK Madinatul Hadid atau Al-Hadid, Kota Cilegon, Banten, terganggu setelah gas air mata dari latihan pengendalian massa Polres Cilegon diduga terbawa angin ke area sekolah pada Kamis, 8 Oktober 2026.
Sebanyak 19 siswa terdampak dalam kejadian tersebut. Mereka mengalami keluhan, seperti mata perih, pusing, hingga sesak napas, sebelum dibawa ke fasilitas kesehatan untuk menjalani pemeriksaan dan mendapat pengobatan.
Peristiwa itu terjadi ketika personel Polres Cilegon menggelar simulasi penanganan demonstrasi di halaman Mapolres yang lokasinya berdekatan dengan sekolah. Gas air mata yang digunakan dalam latihan diduga terbawa angin hingga mencapai lingkungan pendidikan tersebut.
Baca Juga: Double Pedal Drum Rusak di Awal Konser, Avenged Sevenfold Bikin JIS Heboh hingga Bawakan Dear God
Rekaman kejadian yang beredar di media sosial memperlihatkan siswa bergegas meninggalkan halaman dan masuk ke ruang kelas.
Dalam video yang diunggah akun Threads @anakbanten.ai pada Kamis, 8 Oktober 2026, terdengar seorang guru memberikan peringatan melalui pengeras suara.
“Masuk kelas ya, jangan keluar. Sekali lagi, jangan keluar. Kalau bisa cuci muka, ada gas air mata ini,” ucap salah satu guru memberi pengumuman menggunakan toa, seperti terlihat dalam video yang diunggah oleh akun Threads @anakbanten.ai pada Kamis, 8 Oktober 2026.
Polres Cilegon Sampaikan Permohonan Maaf
Kasi Humas Polres Cilegon, AKP Imam Maryono, membenarkan penggunaan gas air mata dalam latihan Dalmas tersebut. Ia menyebut arah angin diduga membawa gas menuju siswa yang berada di sekitar lokasi latihan.
“Pada saat pelaksanaan latihan Dalmas, sempat menggunakan gas air mata dan mungkin kebetulan angin membawa ke arah siswa yang mungkin lagi nonton, lagi nongkrong, jadi perih,” ujar Imam dalam keterangannya kepada awak media pada Kamis, 8 Oktober 2026.
Atas kejadian yang menyebabkan siswa Cilegon mengalami gangguan kesehatan itu, pihak kepolisian menyampaikan permohonan maaf.
“Untuk itu kami menyampaikan permohonan maaf,” imbuhnya.