Imam mengatakan jumlah siswa yang terdampak diperkirakan mencapai 19 orang. Seluruhnya telah dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan dan mendapatkan penanganan medis.
“Kalau tidak salah, ada 19. Sudah pulang semua karena masuk ke rumah sakit, dicek, diobati kemudian langsung dibawa pulang,” jelasnya.
Biaya Pengobatan Ditanggung Polres
Para siswa yang terpapar gas air mata dirujuk ke Rumah Sakit Hermina dan Rumah Sakit Krakatau Medika. Setelah mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan, mereka dilaporkan telah diperbolehkan pulang.
Baca Juga: Nasabah BTN Linawati Mengaku Lelah Dipingpong, Dana Belum Kembali dan Minta Direksi Segera Bertindak
Polres Cilegon juga menanggung biaya pengobatan para siswa yang terdampak. Langkah tersebut dilakukan setelah penggunaan gas air mata dalam latihan Dalmas berimbas pada lingkungan sekolah di dekat Mapolres.
Latihan pengendalian massa itu berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB. Lokasi latihan yang berdekatan dengan sekolah membuat arah sebaran gas air mata menjadi persoalan setelah sejumlah siswa mengalami keluhan kesehatan.
Kejadian ini bermula dari latihan simulasi penanganan demonstrasi, tetapi dampaknya dirasakan oleh siswa yang berada di lingkungan sekolah saat kegiatan berlangsung.***