Pendanaan renovasi tahap pertama bersumber dari gerakan rereongan ASN melalui Program Poe Ibu.
Skema tersebut mengajak aparatur pemerintah berpartisipasi dalam membantu masyarakat, terutama warga yang membutuhkan perbaikan tempat tinggal.
Selain pemerintah provinsi dan Gerakan Pramuka Jawa Barat, kegiatan Abdi Nagri Ngaprak Lembur #2 juga melibatkan Jamkrida. Kolaborasi lintas lembaga ini diharapkan memperluas dukungan terhadap pelaksanaan program di tingkat desa.
Baca Juga: Sekda Ciamis Buka Youth Challenge BMX 2026, Diikuti 191 Rider Jadi Pemanasan Jelang Porprov Jabar
Poe Ibu Dorong Gotong Royong ASN
Program Poe Ibu merupakan gerakan rereongan ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang mengedepankan kepedulian sosial dan semangat kebersamaan.
Melalui program Poe Ibu, kontribusi aparatur diarahkan untuk mendukung kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Dalam pelaksanaan Rutilahu Ciamis, bantuan difokuskan pada perbaikan hunian agar warga dapat menempati rumah yang lebih layak, aman, dan nyaman.
Penanganan rumah yang terdampak pergeseran tanah juga menjadi bagian dari upaya membantu pemulihan kondisi tempat tinggal masyarakat.
Melalui Program Poe Ibu, pemerintah provinsi mendorong keterlibatan berbagai unsur dalam penanganan kebutuhan warga.
Pendekatan rereongan ASN menjadi salah satu cara untuk menghimpun dukungan bersama, dengan pembagian peran antara perangkat daerah dan mitra yang terlibat.
Kegiatan Abdi Nagri Ngaprak Lembur #2 di Desa Kaso memperlihatkan pelaksanaan program yang diarahkan langsung pada kebutuhan masyarakat.
Penanganan 39 rumah tersebut mencakup hunian warga kurang mampu dan rumah yang terdampak bencana, dengan renovasi tahap pertama direncanakan menyasar 11 rumah.***