parlemen

Gus Ahad: Wawasan Kebangsaan Menjadi Modal Dasar Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

Jumat, 21 Oktober 2022 | 10:14 WIB
Anggota DPRD Jawa Barat Ir. H. Abdul Hadi Wijaya, M.SC yang akrab dipanggil Gus Ahad menggelar sosialisasi wawasan kebangsaan di Rumah Makan Ciganea, pada Sabtu 15 Oktober 2022. (Tangkapan layar Instagram.com/@dprd.jawabarat)

Mediapriangan.com - Anggota DPRD Jawa Barat Ir. H. Abdul Hadi Wijaya, M.SC menggelar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang diselenggarakan di Rumah Makan Ciganea, pada Sabtu 15 Oktober 2022.

Kegiatan anggota DPRD Jawa Barat Daerah Pemilihan (Dapil) X Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Karawang ini, tepat di Desa Mekargalih, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Dalam kesempatan itu anggota DPRD Jawa Barat Abdul Hadi Wijaya memaparkan tentang 4 (empat) pilar kebangsaan sebagai bagian terpenting dari NKRI.

Baca Juga: Pada Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pamarican, Bupati Ciamis Kembali Salurkan Bantuan

"Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika serta NKRI merupakan pemersatu bangsa indonesia, empat pilar ini yang akan menjadi nilai dan kekuatan bangsa yang tak akan terpisahkan oleh bergantinya zaman," ucapnya

Dengan mengikuti sosialisasi empat pilar kebangsaan ini, Gus Ahad pangilan akrab Abdul Hadi Wijaya berharap, peserta bisa memahami dan mengerti apa yang disampaikan.

Sehingga, mampu juga menjelaskan dan mengajarkan nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan ini, minimal di lingkungan keluarga dan lingkungan sekitar tempat tinggal.

Baca Juga: Momen Maulid Nabi Muhammad SAW, Wakil Bupati Ciamis Resmikan Gedung di Ponpes Khoirul Ummah

Begitupun dalam kehidupan sehari-hari, guna menanamkan wawasan kebangsaan dan rasa cinta Tanah Air yang menjadi modal dasar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Saya sangat mengapresiasi masyarakat Desa Mekargalih di Kabupaten Purwakarta ini, yang telah hadir dan mengikuti acara ini," ujarnya.

Ternyata pemahaman tentang Pancasila, UUD'45, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika Desa Mekargalih di Kabupaten Purwakarta sangat baik.

Baca Juga: Dari 9 Juta Penerima Upah di Jawa Barat, Baru 45,7 Persen Dapatkan Jaminan Perlindungan Sosial Ketenagakerjaan

"Pemahaman yang utuh dan integratif 'moderat' ini sangat penting untuk menjaga agar kondisi masyarakat disini tetap baik, saling percaya, kondusif untuk perbaikan pembangunan kedepannya," tutupnya.***

Tags

Terkini