parlemen

Komisi IV DPRD Jawa Barat Evaluasi Program Rutilahu, Anggaran Minim, Perlu Peningkatan di Tahun 2023

Selasa, 25 Oktober 2022 | 07:49 WIB
Komisi IV DPRD Jawa Barat lakukan monitoring program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) Tahun Anggaran 2022 yang terdapat disejumlah daerah. (Foto Dok. DPRD Jabar)

Mediapriangan.com - Komisi IV DPRD Jawa Barat lakukan monitoring program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) Tahun Anggaran 2022 yang terdapat disejumlah daerah.

Diantaranya di Desa Cimekar, Kecamatan Cileunyi , Kabupaten Bandung dan kelurahan Karangmekar, Kota Cimahi.

Program dibawah Pengelolaan Dinas Perumahan dan Pemukiman Provinsi Jawa Barat tersebut, berjalan dengan lancar karena bantuan berbagai pihak termasuk dari fasilitator.

Baca Juga: Susunan Upacara Hari Sumpah Pemuda 2022 Ke-94

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Jawa Barat Buky Wibawa Karya Guna menjelaskan, bahwa saat ini program bantuan Rutilahu dapat berjalan dengan baik.

Program bantuan Rutilahu ini dapat dirasakan oleh masyarakat secara luas, karena adanya bantuan dari fasilitator dan semua pihak yang terlibat.

"Semuanya ini bisa berjalan dengan lancar karena dengan bantuan semua fasilitator dan semua yang terlibat," katanya.

Baca Juga: 28 Ucapan Selamat Hari Sumpah Pemuda 2022, Bagikan di Media Sosial Pada Tanggal 28 Oktober 2022

Buky melanjutkan,"Kesuksesan program ini, manfaatnya dapat dirasakan masyarakat luas" ujar Buky Wibawa Karya Guna, Kamis 20 Oktober 2022.

Buky menambahkan, untuk selanjutnya dari kegiatan monitoring ini akan dijadikan evaluasi untuk rencana kelanjutan di tahun 2023 mendatang.

Diharapkan tahun 2023 dapat ditingkatkaan untuk jumlah unit dan anggarannya karena masih banyak masyarakat yang memerlukan.

Baca Juga: Targetkan Masuk 10 Besar, Bupati Ciamis Lepas Kontingen Porprov XIV Jawa Barat 2022

"Sehingga bisa menjadi bahan evaluasi dan rencana kelanjutan di tahun 2023 dan kita harapkan bisa ditambahkan baik dalam hal jumlah unit dan anggaran karena program Rutilahu ini masih banyak diperlukan untuk masyarakat miskin dan tidak mampu" tutupnya.***

Tags

Terkini