"Saya kembali berharap, SMKN 1 Ciamis ini bisa menciptakan produk unggulan lainnya," ujar Hendra.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar, Dedi Supandi mengatakan, omset produk yang berkaitan dengan industri kreatif pada SMK BLUD se-Jabar, dikelola secara fleksibel dalam rangka pengembangan sekolah itu sendiri.
"Dengan hadirnya BLUD, tidak sekadar turut menjadi penggerak untuk meningkatkan ekonomi, tetapi juga diharapkan dapat meningkatkan kemampuan para siswa hingga menjadi wirausahawan-wirausahawan muda yang mandiri," tutur Dedi Supandi.
Dia menambahkan, dengan status SMKN BLUD, pihak sekolah maupun siswa dapat berhubungan langsung dengan mitra industri. Sehingga ke depan, diharapkan menciptakan kemandirian bagi siswa.
"Jadi lulusan SMK ini tidak hanya kerja di pabrik, tapi bagaimana mereka ini membuka peluang-peluang kerja yang sesuai dengan pasar dan industri. Sehingga lulusan SMK BLUD mampu mencetak konsep wirausaha.***