Mediapriangan.com - Ketua Tim Pengabdian bagi masyarakat Universitas Siliwangi Prodi Matematika, Ratna Rustina mengatakan, fakta di lapangan menunjukkan bahwa keterampilan guru matematika dalam memanfaatkan aplikasi teknologi, masih belum cukup memuaskan.
Termasuk dalam mengajarkan topik-topik matematika yang membutuhkan kemampuan berpikir abstrak seperti geometri. Saat ini kemahiran guru matematika masih terbatas dalam pemanfaatan aplikasi teknologi.
Banyak guru matematika yang merasa kesulitan memvisualisasikan konsep geometri melalui media pembelajaran karena tidak menguasai software-software matematika.
Baca Juga: Awas Penipuan, Gabung Kartu Prakerja Gelombang 47, Hanya Daftar di Prakerja.go.id
Hal itu diutarakan Ratna Rustina, didampingi anggotanya Edi Hidayat dan Ipah Muzdalipah, saat memberikan pelatihan software matematika bagi guru se-Kabupaten Tasikmalaya, di SMPN 1 Pageurageung, Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu 22 Oktober 2022.
Kegiatan tersebut terselenggara bekerjasama dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Matematika Kabupaten Tasikmalaya, Wilayah Ciawi.
Menurutnya, kegiatan pengabdian terdiri dari penyuluhan pentingnya aplikasi teknologi, pengenalan software-software dalam matematika seperti Geoemters’ Sketchpad, Geogebra, dan Cabri II.
Kemudian pelatihan penggunaan software matematika dan pendampingan mengaplikasikan software matematika dalam pembelajaran.
"Ini kami lakukan untuk meningkatkan keterampilan mengajar guru matematika," ucap Ratna.
Dia menambahkan, pelatihan sofware matematika ini mendapat antusias para guru, karena mereka sangat terbantu dalam proses pembelajaran matematika khususnya pada materi Geometri.
Baca Juga: Pendaftaran PPPK Dibuka 25 Oktober 2022, Berikut Daftar Persyaratan Bagi Pelamar PPPK Guru 2022
"Dengan software ini, para guru dapat memvisualisasikan gambar bangun datar dan bangun ruang, sehingga pemahaman siswa dapat meningkat," ujar Ratna.
Lebih lanjut Ratna menjelaskan, kurikulum saat ini menghendaki materi pembelajaran tidak hanya tersusun atas hal-hal sederhana yang bersifat pemahaman dan pemecahan masalah.
Artikel Terkait
Rektor Unsil Tasikmalaya: Laut Merupakan Aset Ekonomi Terbesar Di Bumi
Program Pengabdian Masyarakat Unsil Angkat Kearifan Lokal di Kabupaten Ciamis
Upaya Penurunan Angka Stunting, Tim PKM Unsil Edukasi Warga Sambongpari Kota Tasikmalaya
Hari Guru Sedunia 2022, Mengingatkan Peran Guru Tetap Sentral Bagi Peserta Didik
Apa bedanya Hari Guru Sedunia dengan Hari Guru Nasional? Begini Penjelasannya
Hari Guru Sedunia 5 Oktober 2022, 21 Twibbon Ini Cara Dukungan Kepada Guru Seluruh Dunia