"Saya kembali berharap, SMKN 1 Ciamis ini bisa menciptakan produk unggulan lainnya," ujar Hendra.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar, Dedi Supandi mengatakan, omset produk yang berkaitan dengan industri kreatif pada SMK BLUD se-Jabar, dikelola secara fleksibel dalam rangka pengembangan sekolah itu sendiri.
"Dengan hadirnya BLUD, tidak sekadar turut menjadi penggerak untuk meningkatkan ekonomi, tetapi juga diharapkan dapat meningkatkan kemampuan para siswa hingga menjadi wirausahawan-wirausahawan muda yang mandiri," tutur Dedi Supandi.
Dia menambahkan, dengan status SMKN BLUD, pihak sekolah maupun siswa dapat berhubungan langsung dengan mitra industri. Sehingga ke depan, diharapkan menciptakan kemandirian bagi siswa.
"Jadi lulusan SMK ini tidak hanya kerja di pabrik, tapi bagaimana mereka ini membuka peluang-peluang kerja yang sesuai dengan pasar dan industri. Sehingga lulusan SMK BLUD mampu mencetak konsep wirausaha.***
Artikel Terkait
Kwarran Panumbangan Gelar Lomba Tingkat II Pramuka Penggalang di Lapangan Desa Jayagiri
Melalui PKPA, Peradi dan Unigal Ciamis Lahirkan Advokat Berintegritas dan Profesional
Tak Sedikit Guru Matematik Di Kabupaten Tasikmalaya Kurang Menguasai Aplikasi Teknologi
Bupati Ciamis Buka Secara Resmi Seleksi Wawancara Bakal Calon Kepala Sekolah, Simak Pesannya
Pastikan Kondusifitas LT II Pramuka 2022 Sukamantri, Polsek Panjalu Lakukan Monitoring
Tak Hanya Pintar dan Cerdas, Anak Dituntut Berbudaya Lokal. Ini Cara KCD Pendidikan Wilayah XIII Jawa Barat
SMAN 1 Kawali Kabupaten Ciamis, Deklarasikan Sebagai Sekolah Toleransi dan Anti Hoaks